Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kampanye PDIP di Wonogiri, Puan Maharani Singgung Soal Bansos: Diterima atau Tidak?

Iwan Adi Luhung • Minggu, 4 Februari 2024 | 22:34 WIB
Puan saat menyapa simpatisan PDI Perjuangan saat kampanye PDI Perjuangan di Stadion Pringgodani Wonogiri Minggu (4/2). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
Puan saat menyapa simpatisan PDI Perjuangan saat kampanye PDI Perjuangan di Stadion Pringgodani Wonogiri Minggu (4/2). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM - Isu bantuan sosial (bansos) memang menjadi buah bibir jelang Pemilu 2024.

Pasalnya, penggelontoran bansos itu disebut-sebut merupakan dukungan kepada salah satu pasangan calon (paslon) capres dan cawapres.

Mengenai isu tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani lantas menyinggung soal bansos itu di hadapan puluhan ribu simpatisan PDIP

Dia meminta agar para militan PDI Perjuangan tak goyah dengan adanya bansos.

Hal itu disampaikan Puan saat kampanye PDI Perjuangan di Stadion Pringgodani Wonogiri Minggu (4/2).

Saat itu, tiga orang simpatisan perempuan naik ke atas panggung dan diajak bernyanyi bersama.

Usai bernyanyi, ketiga simpatisan itu mendapatkan bingkisan dari Puan yang berisi jaket dan topi.

"Sedulur-sedulurku di Wonogiri, kalau ada yang memberi bansos diterima atau tidak?" ujar dia di atas panggung.

Massa yang hadir meneriakkan kata: 'Diterima'.

Puan lantas lanjut menanyakan siapa yang dipilih pada Pemilu 2024 mendatang dan dijawab massa tetap memilih nomor 3.

Puan menuturkan, bansos itu dari rakyat dan untuk rakyat.

Atas hal itu, menurut Puan, rakyat bisa menerima bansos tanpa harus dikatakan mendukung salah satu calon.

Puan juga menuturkan semua pihak ingin Pemilu 2024 berjalan lancar dan tak ada intimidasi yang diberikan kepada masyarakat.

"Kalau ada yang mengintimidasi tidak boleh pilih nomor 3 kita harus laporkan. Kita harus lawan," kata Puan.

Dilansir dari Radar Solo, Puan menegaskan bansos berasal dari uang rakyat.

Karena itu, bansos memang berhak dan harus diberikan kepada rakyat dengan tujuan pengentasan kemiskinan dan bagi rakyat yang kesejahteraannya masih kurang.

"Jadi saya berharap bansos digunakan sebesar-besarnya dan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat tanpa diklaim atau mendukung salah satu calon Pemilu 2024," papar Puan.

Tidak sedikit pihak yang menganggap bahwa penggelontoran bansos itu dipergunakan untuk mendukung salah satu calon di Pemilu 2024.

Mengenai hal ini, Puan menuturkan rakyat yang akan menilai bahwa bansos itu memang diberikan negara untuk warga.

Soal Presiden Joko Widodo yang gencar membagikan bansos, Puan menuturkan seorang Presiden harus sibuk dengan kegiatan yang bertujuan mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan rakyatnya.

Puan pun juga tak ketinggalan menanggapi Pemilu 2024 yang bisa berlangsung satu putaran.

"Ya Insya Allah kita lihat saja 14 Februari. Rakyat yang menilai, rakyat yang memilih pemimpin yang membuat Indonesia lebih baik dari sekarang," kata dia.

Sementara itu, belakangan ini ramai adanya petisi dan sikap dari sejumlah kampus yang menyoroti Presiden Jokowi.

Menanggapi hal tersebut, Puan menuturkan civitas akademika, tokoh, elemen masyarakat dan lainnya semuanya ingin pesta demokrasi 14 Februari mendatang berjalan lancar, jujur, adil dan netral.

Lebih jauh, Puan menilai kampanye PDI Perjuangan di Kabupaten Wonogiri berjalan lancar.

Selain itu, Wonogiri juga dinilai kondusif. Pihaknya siap menyukseskan Pemilu 14 Februari mendatang. (al/rei)

ELEGAN: Seorang perempuan menggunakan ikat pinggang obi belt beberapa waktu lalu. (BINTA UNTIK JPRM)
ELEGAN: Seorang perempuan menggunakan ikat pinggang obi belt beberapa waktu lalu. (BINTA UNTIK JPRM)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#wonogiri #PUAN #bansos #pdip #kampanye