SOLOBALAPAN.COM - Bendungan Pidekso, yang baru diresmikan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, telah menarik perhatian wisatawan.
Bendungan ini tak hanya berfungsi sebagai sarana irigasi dan pengendalian banjir, tetapi juga menjadi destinasi wisata alam yang menyajikan pemandangan indah dan suasana yang menenangkan.
Banyak wisatawan mengunjungi tempat ini untuk bersantai, menikmati panorama alam, atau mengabadikan momen dengan latar perbukitan dan perairan yang menawan.
Rute Perjalanan Menuju Bendungan Pidekso
Dari Pusat Kota Wonogiri
Bagi yang berangkat dari pusat Kota Wonogiri, perjalanan ke Bendungan Pidekso memakan waktu sekitar satu jam dengan jarak sekitar 30 km.
Rutenya melalui Kecamatan Eromoko dan Giriwoyo dengan jalur beraspal yang menawarkan pemandangan perbukitan dan persawahan hijau khas pegunungan.
“Kami datang dari Kota Wonogiri pagi-pagi, dan perjalanan cukup nyaman. Jalanannya aspal, dan pemandangan persawahan sangat menenangkan. Meski sedikit berliku, kondisi jalannya baik dan aman,” tutur Ardi, pengunjung dari Wonogiri.
Dari Solo
Pengunjung dari Kota Solo dapat menggunakan jalur Solo-Wonogiri hingga mencapai Kecamatan Eromoko, lalu lanjut ke Giriwoyo.
Perjalanan sekitar 70 km ini membutuhkan waktu 2-3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.
“Kami berangkat dari Solo sekitar pukul 7 pagi dan tiba di sini sekitar pukul 10. Meski sedikit jauh, tapi worth it. Pemandangan sepanjang perjalanan membuat kami tidak merasa bosan,” kata Rizky, pengunjung asal Solo.
Dari Yogyakarta
Bagi wisatawan dari Jogja, perjalanan menuju Bendungan Pidekso membutuhkan waktu sekitar 3 jam.
Rutenya melalui Wonosari menuju Kecamatan Semin, kemudian ke Pracimantoro di Wonogiri, dan dilanjutkan ke Giriwoyo.
“Saya dan teman-teman menggunakan sepeda motor dari Jogja. Rute cukup menantang, tapi asyik. Kami sempat berhenti di beberapa spot bagus untuk foto-foto,” ujar Indah, mahasiswa asal Yogyakarta.
Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi untuk fleksibilitas yang lebih tinggi atau angkutan umum yang tersedia dari Kota Wonogiri ke arah Giriwoyo.
Namun, angkutan umum ke lokasi bendungan cukup terbatas, sehingga disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau ojek jika memungkinkan. (Mgas/nda)
Editor : Nindia Aprilia