SOLOBALAPAN.COM - Wonogiri dikenal memiliki beberapa waduk yang menambah pesona alamnya.
Selain Waduk Gajah Mungkur (WGM) yang sudah menjadi ikon daerah ini dan Waduk Pidekso yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa tahun lalu, masih ada waduk lain yang menarik untuk dikunjungi.
Salah satunya adalah Waduk Parang Joho yang terletak di Kecamatan Eromoko.
Waduk Parang Joho berada di Desa Demesan, Kecamatan Eromoko, sekitar 28 kilometer dari Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri.
Untuk mencapai waduk ini, wisatawan disarankan menggunakan sepeda motor agar lebih mudah dalam hal parkir.
Perjalanan dari alun-alun menuju Kecamatan Eromoko dapat ditempuh dengan bantuan Google Maps, memakan waktu sekitar 35 menit.
Sesampainya di lokasi, wisatawan dapat memarkir kendaraan di pinggir jalan. Saat kunjungan Jawa Pos Radar Solo pada Jumat (13/9/2024), kondisi waduk sedang mengering.
Namun, suasana di sekitar waduk tetap menawarkan kesyahduan dengan angin sepoi-sepoi dan pemandangan perbukitan yang menenangkan.
Tidak ada biaya masuk yang dikenakan, sehingga berkunjung ke Waduk Parang Joho bisa menjadi pilihan wisata yang ramah kantong.
Beberapa warga setempat memanfaatkan area sekitar waduk untuk berolahraga, seperti jogging dan bersepeda.
Pada sore hari, tempat ini juga menjadi lokasi favorit bagi muda-mudi untuk sekadar nongkrong dan menikmati pemandangan.
Ketika musim hujan tiba, air waduk akan menggenang, memperlihatkan keindahan yang lebih memukau.
Di musim kemarau, dasar waduk biasanya ditumbuhi rerumputan, menciptakan suasana yang berbeda namun tetap menarik.
Bagi wisatawan yang membawa bekal, penting untuk menjaga kebersihan dengan membuang sampah di tempat yang telah disediakan.
Sayangnya, akses ke area dalam waduk sudah dibatasi. Hanya petugas yang diizinkan masuk untuk menjaga kelestarian dan keamanan waduk.
Meski demikian, Waduk Parang Joho tetap menjadi destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi di Wonogiri. (al)