Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Wisata Solo Raya: Berikut Rekomendasi WIsata dan Oleh-oleh Khas Ala Bupati Klaten, Pemudik Wajib Cobain!

Angga Purenda • Kamis, 11 April 2024 | 20:00 WIB
Destinasi wisata Bukit Sidoguro di kawasan Rowo Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Kamis (11/4)
Destinasi wisata Bukit Sidoguro di kawasan Rowo Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Kamis (11/4)

 

SOLOBALAPAN.COM - Lebaran menjadi salah satu momen yang dinantikan, apalagi bagi pegiat wusata dan juga UMKM yang menjadikan momen ini ladang panen.

Salah satunya di Kabupaten Klaten yang menjadikan kesempatan libur lebaran ini untuk promosikan objek wisata juga UMKM lokal.

Diketahui, Bupati Klaten Sri Mulyani meminta agar tetap menjaga kualitas usaha dengan baik saat menjual barang dagangannya ke para pemudik di Klaten.

“Saya minta kepada UMKM yang menjual di pinggir jalan dan terjangkau oleh pemudik yang sedang bermain di Klaten untuk benar-benar mempersiapkan. Baik itu promosi dan menjaga kualitas,” ujar Bupati Klaten Sri Mulyani, Kamis (11/4).

Lebih lanjut, Mulyani merekomendasikan sejumlah oleh-oleh khas Klaten bagi para pemudik yang saat ini berada di Kota Bersinar.

Menurutnya, produk yang wajib dibawa kembali ke tempat perantuan yakni beras rojolele varietas srinuk.

Pemudik bisa mendapatkan produk beras rojolele tersebut di lantai III Zona A Pasar Gedhe Klaten, Kecamatan Klaten Tengah.

Mulai dari kemasan 1 Kg, 3 Kg, 5 Kg hingga 10 Kg dengan harga Rp 16.500 per Kg untuk kualitas medium dan Rp 18.000 per Kg untuk kualitas premium.

“Kemudian ada keripik paru dan keripik tempenya Klaten itu spesial. Lalu khasnya Klaten itu ada apem yaaqawiyyu. Jangan lupa juga bagi pemudik bisa memeriahkan syawalan di Bukit Sidoguro dengan sebaran ketupat yang tidak ditemukan di daerah lainnya,” jelas Mulyani.

Terkait destinasi wisata, Mulyani mengungkapkan bahwa Klaten memiliki banyak umbul dengan air begitu jernih.

Terlebih lagi diyakini bagi yang berenang di umbul tersebut bisa tambah muda, cantik dan tampan.

“Kalau yang dikelola oleh pemkab, bisa main ke pemandian Jolotundo maupun Objek Mata Air Cokro (OMAC). Termasuk wisata tirta lainnya yang dikelola pemerintah desa. Lalu ada Bukit Sidoguro yang bisa melihat view Kota Klaten dan terdapat kafenya,” ujar Mulyani.

Terkait wisata, Mulyani memang meminta pada dua minggu lalu sebelum Lebaran di setiap rakor mingguan kepada Dinas Kebudayaan Kepemudaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudporapar), camat, kepala desa dan BUMDes untuk mempersiapkan diri menyambut kunjungan wisatawan.

Terutama dalam pengemasan paket wisatanya hingga menggandeng pihak ketiga pada momen Lebaran.

“Ini jadi momen yang bagus untuk mempromosikan wisata mereka. Termasuk mendapatkan pendapatan asli desa (PADes),” tambah Mulyani.

Sementara itu, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya mengungkapkan, salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi yakni kawasan Rowo Jombor.

Mengingat bisa melihat pemandangan saat matahari terbit maupun terbenam. Menurutnya, hal itu indah sekali sehingga direkomendasikan bagi para pemudik yang sedang berada di Klaten.

“Untuk di daerah Utara juga ada Girpasang. Kemudian di daerah Kebonarum juga ada wisata airnya. Banyak yang baru-baru, terkait hiburan banyak ditemukan di Klaten,” ujar Yoga.

Lebih lanjut, Yoga berharap bagi para pemudik yang sedang berwisata di Klaten juga bisa membeli produk UMKM di setiap destinasi.

Terdapat gerai yang menyediakan beraneka ragam produk UMKM yang menggiurkan.(ren/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#wisata #libur #klaten #lebaran #oleh-oleh