Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Orang Solo Harus Tahu! Ini 17 Jenis Jenang dengan Nama Unik dan Punya Makna yang Mendalam

Nindia Aprilia • Kamis, 8 Februari 2024 | 00:14 WIB
Kota Solo memiliki 17 ragam jenis jenang dengan nama unik dan makna yang mendalam
Kota Solo memiliki 17 ragam jenis jenang dengan nama unik dan makna yang mendalam

SOLOBALAPAN.COM - Bagi masyarakat Jawa khususnya Kota Solo, jenang bukanlah sekedar kuliner ringan yang banyak digemari.

Dilansir dari laman Pemerintah Kota Surakarta, jenang telah ada dan mengakar pada masyarakat Kota Solo sejak zaman kerajaan Hindu.

Jenang memiliki tempat dan makna tersendiri dalam budaya dan tradisi.

Umumnya, jenang berbahan dasar tepung baik itu tepung beras maupun tepung ketan.

Namun, ada juga yang bervariasi dengan menggunakan bahan dasar tepung lainnya.

Selain tepung, pembuatan jenang juga menggunakan santan dan gula merah karena kultur masyarakat Jawa yang kental dengan tradisi kuliner manis.

Di Kota Solo, terdapat 17 ragam jenis jenang yang memiliki nama dan maknanya tersendiri. Berikut 17 ragam jenisnya:

1. Jenang Nganggrang

Jenang ini memiliki makna bahwa manusia harus belajar mengontrol emosi amarahnya.

Karena dengan mengontrol emosi dapat menjaga kekuatan yang ada dalam diri sehingga bisa bermanfaat bagi orang lain.

2. Jenang Katul

Jenang Katul memiliki makna bahwa dalam hidup manusia tidak bisa berdiri sendiri, mereka selalu membutuhkan orang lain.

3. Jenang Sengkala

Jenang Sengkala terdiri dari jenang abang dan putih yang merupakan simbol peradaban manusia di dunia.

Jenang abang melambangkan laki-laki sedangkan jenang putih melambangkan perempuan.

Jenang Sengkala biasanya dijumpai di setiap ritual, hal ini supaya manusia selalu mengingat bahwa dunia berisi oleh dua esensi feminime dan maskulin.

4. Jenang Pati

Jening ini memiliki makna meleburnya nafsu dan pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

5. Jenang Taming

Baca Juga: Wow Ternyata 8 Makanan Ini Harus Dihindari Saat Imlek, Bisa Bawa Sial!

Jenang Taming memiliki makna tentang belajar menjaga kekuatan yang ada pada diri kita dengan cara berdoa kepada Tuhan dan mengenal serta memahami kelemahan sendiri.

6. Jenang Procot

Jenang ini biasanya sering ditemui saat tradisi kehamilan sembilan bulan.

Makna kehadiran Jenang Procot ini adalah untuk mendoakan supaya Ibu hamil diberikan kelancaran dalam melahirkan.

7. Jenang Kolok

Jenang Kolok memiliki makna bahwa kesempurnaan merupakan tujuan hakiki pada kehidupan manusia yang sering dilalaikan dalam kesibukan sehari-hari.

Untuk meraih kesempurnaan hidup di dunia dan akhirat tentunya perlu adanya proses yang panjang.

8. Jenang Lemu

Baca Juga: Menengok Isi Museum Radya Pustaka, Wujud Pesona Sejarah Perkembangan Indonesia di Kota Solo

Jenang ini bermakna tidak lemah untuk membangun semangat baru dalam kehidupan.

9. Jenang Majemukan

Jenang Majemukan memiliki makna bahwa manusia sebagai makhluk sosial selalu dihadapkan dengan perbedaan.

Maka dari itu perlunya menghormati dan menghargai perbedaan dalam masyarakat yang plural dan multikultural.

Hal tersebut menjadi nilai penting dalam kehidupan sehari-hari.

10. Jenang Lahan

Jenang Lahan bermakna lepas dan hilangnya semua nafsu negatif, iri, dengki, sombong, dan sebagainya di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

11. Jenang Salaka

Jenang Salaka memiliki makna bahwa kesucian itu milik Tuhan Yang Maha Esa.

Manusia harus selalu mengawasi nafsu dalam dirinya dan berani mengoreksinya sebagai jalan untuk mengenal Tuhannya.

12. Jenang Sungsum

Jenang ini dapat dijumpai saat acara pernikahan.

Makna kehadirannya bagi pemilik hajat adalah supaya pengantin dan seluruh panitia yang terlibat diberikan kesehatan, berkah, dan kekuatan.

13. Jenang Grendul

Baca Juga: Festival Kuliner China Town Bakal digelar di Solo Grand Mall, Jadi yang Pertama di Solo!

Jenang Grendul memiliki makna bahwa kehidupan itu seperti cakra penggilingan.

Kehidupan digambarkan seperti roda yag berputar, terkadang berada di atas dan di bawah (naik dan turun).

Kita perlu menemukan kestabilan dari perbedaan yang terjadi dalam kehidupan.

14. Jenang Abang Putih

Makna jenang ini adalah mempresentasikan penciptaan atau asal usul manusia yaitu laki-laki dan perempuan.

15. Jenang Warni Sekawan

Jenang ini memiliki simbol nafsu yang melekat pada diri manusia.

Warna merah merupakan simbol amarah, putih mutmainah, kuning aluamah, dan hijau nafsu duniawi.

16. Jenang Timbul

Jenang ini memiliki makna bahwa harapan tidak selalu menjadi kenyataan.

Manusia harus selalu mengingat Tuhan dan berdoa untuk mewujudkan harapannya menjadi kenyataan.

17. Jenang Sepasaran

Jenang Sepasaran biasanya sering dijumpai saat upacara selametan dalam masyarakat Jawa.

Jenang Sepasaran juga biasa disebut Bubur Sengkolo.

Makna jenang ini diartikan sebagai perwujudan tulang dan darah seperti ketika memberi nama kepada bayi setelah hadir di dunia.

Nah, itulah 17 ragam jenis jenang yang memiliki makna unik dan makna yang mendalam bagi kehidupan. (mg4/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#Jenang #kuliner #solo