Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tim SAR Gabungan Sisir Anak Bengawan Solo Cari Pemuda Hilang di Sragen

Ahmad Khairudin
Penulis: Ahmad Khairudin❯
Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai Mungkung. (IST)
Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai Mungkung. (IST)

Advertisement

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Suasana di Kampung Klumutan, Kelurahan Sine, Kabupaten Sragen mendadak mencekam pada Jumat malam (8/5/2026).

Seorang pemuda bernama Prahito Rochmad Alfian (31) dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dan terseret arus Sungai Mungkung, anak aliran Bengawan Solo.

Hingga Sabtu (9/5/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai yang dikenal memiliki banyak palung dan arus cukup deras.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Informasi pertama diterima Call Center PSC 119 Sukowati dari Polsek Sragen Kota setelah adanya laporan warga mengenai seseorang yang masuk ke sungai.

Korban diketahui merupakan warga Dusun Grompolan, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo. Prahito disebut memiliki riwayat epilepsi serta disabilitas mental. Saat terakhir terlihat, korban mengenakan celana panjang cokelat tua dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter.

Advertisement

Sekretaris PSC 119 Kabupaten Sragen, dr. Nengah Adyana Oka Manuaba mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim responder dan ambulans rescue setelah menerima laporan.

“Kami langsung mengirimkan tim responder dan Ambulans Rescue Medic Alfa 06 begitu menerima laporan. Setelah asesmen di lokasi dan koordinasi dengan saksi, operasi SAR resmi dibuka malam itu juga,” ujarnya.

Pencarian hari pertama berlangsung hingga tengah malam dengan mengerahkan dua unit Landing Craft Rubber (LCR).

Tim menyisir area sejauh 100 hingga 150 meter dari lokasi kejadian pertama (LKP). Namun kondisi gelap dan medan sungai yang sulit menjadi kendala utama proses pencarian.

Dari hasil evaluasi operasi pada pukul 00.00 WIB, tim menemukan sejumlah hambatan di lokasi. Kedalaman air rata-rata mencapai 80 hingga 100 sentimeter.

Advertisement

Artikel Terkait

Serasa Hidup di Zaman Purba, Pelajar Sragen Belajar Memahat Batu hingga Lukis Gua

Serasa Hidup di Zaman Purba, Pelajar Sragen Belajar Memahat Batu hingga Lukis Gua

Sragen Prehistoric Festival 2026 menghadirkan pengalaman unik bagi pelajar dengan simulasi kehidupan manusia purba di Sangiran, mulai dari knapping, melukis gua hingga meramu makanan tradisional.

DLH Sragen Dibobol Maling, Empat Aki Truk Sampah Raib Digondol Pelaku

DLH Sragen Dibobol Maling, Empat Aki Truk Sampah Raib Digondol Pelaku

Seorang pria di Sragen ditangkap polisi setelah mencuri empat aki truk sampah milik DLH Sragen. Pelaku juga diduga sempat mencoba mencuri di kantor DPU.

Tragedi di Sragen: Paman Pensiunan Guru Diduga Cabuli Keponakan hingga Hamil

Tragedi di Sragen: Paman Pensiunan Guru Diduga Cabuli Keponakan hingga Hamil

Kasus tragis di Sragen, remaja 17 tahun meninggal usai melahirkan. Polisi ungkap dugaan kekerasan seksual oleh kerabat sendiri yang berlangsung berulang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer