SOLOBALAPAN.COM - Solo dikenal dengan Kota yang menjadi tujuan wisata bagi wisatawan. Apalagi beragam wisata ini seperti tak ada habisnya, salah satunya kawasan sungai yang disulap jadi wisata estetik dan bersejarah.
Beberapa sungai yang ada di Solo menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat karena aliran airnya. Mulai dari pertanian, edukasi, transportasi, hingga pariwisata.
Namun siapa sangka, sungai yang mengalir di Solo ini memiliki berbagai sejarah yang melekat di masyarakat.
Apalagi, beberapa sungai ini telah ada sejak dahulu hingga kini dinmodifikasi agar lebih menarik. Selain itu juga sudah dilengkapi fasilitas yang menunjang masyarakat seperti jembatan dan lainnya.
Nah, dilansir dari Pemkot Surakarta, berikut merupakan beberapa sungai yang ada di Kota Solo.
1. Sungai Bengawan Solo
Baca Juga: Orang Solo Jangan sampai Keliru, Ini Loh Perbedaan Teh Hijau dan Matcha
Siapa sih yang gak pernah dengar "bengawan solo" atau yang sangat identik dengan kota Solo. Apalagi saat muncunya lagu keroncong yang berjudul "bengawan solo".
Siapa sangka, Sungai ini merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa dan melintasi berbagai Kota yang ada di Jawa.
Penamaan "Bengawan Solo" sendiri berasal dari kata "Bengawan" yang memiliki arti besar dalam bahasa Jawa.
Kemudian "Solo" yang mulanya adalah Sala atau desa di wilayah eks-karesidenan Surakarta. Pada saat itu wilayah ini merupakan pusat kerajaan baeu yaitu Surakarta.
2. Sungai Gajah Putih
sungai Gajah Putih merupakan anak dari Bengawan Solo yang memiliki riwayat sebagai salah satu elemen penting dalam lanskap kota.
Sungai ini memiliki ukuran yang cukup sempit dengan lebar sekitar 8 meter dengan panjang 2.85 Km. Sungai ini mengalir ke tepi utara Kota Surakarta.
3. Kali Pepe Solo
Sungai ini pernah menjadi jalur transportasi penting pada abat ke-16. Menjadi penghubung antara Bandar Beton, Semanggi, dan Pasar Gede.
Kemudian kali pepe ini juga sempat dinamai sebagai Bandar Pecinan yang sangat berfungsi pada masa itu.
Saat ini, Kali Pepe Solo menjadi salah satu kawasan wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Berbagai fasilitas sudah dibangun disana, apalagi tempat ini sudah disulap menjadi kawasan wisata yang estetik.
Warna-warni lampu yang ada di pantulan air sungai menambah cantiknya wisata yang satu ini.
4. Kali Anyar Solo
Dulunya Solo menjadi Kota yang kerap alami banjir, maka dari itu Belanda, Kasunanan, dan Mangkunegaran bekerja sama untuk membangun projek guna antisipasi banjir.
Salah satunya dengan membangun kali anyar yang akan mengalirkan air dengan tujuan akhir Bengawan Solo.
Selain it, kali anyar ini juga menjadi kawasan ruang terbuka hijau yang digunakan untuk kemerluan masyarakat.
5. Sungai Brojo Solo
Sungai ini termasuk pendek karena hanya memiliki panjang 0,98 Km dan sangat berperan penting dalam membagi wilayah Kota SUrakarta. Khusunya untuk kelurahan panjang.
6. Sungai Bhayangkara Solo
Sungai ini memiliki panjang 1,50 Km dan memiliki peran penting untuk drainase juga lanskap Kota Surakarta.
Untuk daerah aliran sungainya ini mencakup Kelurahan Sriwedari, Kelurahan Panularan, dan Kelurahan Tipes.
Nah itu tadi merupakan beberapa Sungai yang ada di Solo, saat ini beberapa sungai tersebut telah dipergunakan untuk meningkatkan perekonomian. Salah satunya dengan pariwisata. (nda)
Editor : Nindia Aprilia