SOLOBALAPAN.COM – Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dan Solo Safari diprediksi akan jadi tujuan wisatawan saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini disampaikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surakarta.
Dua objek wisata ini memang sedang digandrungi oleh wisatawan, apalagi jelang akhir tahun pasti banyak yang berlibur ke Solo.
Bahkan saat sebelum liburan tahun baru, dua wisata ini terpantau dipenuhi wisatawan. Apalagi saat masuk weekend, banyak wisatawan yang mengunjungi tempat ini untuk berlibur.
Dari hasil pantauan banyak bis dan juga kendaraan yang diparkir disekitar Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Masyarakat juga memanfaatkannya untuk berjualan, penyedia jasa parkir, dan toilet umum.
Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kota Surakarta Gembong Hadi menilai dua destinasi wisata itu menjadi tujuan wisatawan yang bakal ramai pada liburan Nataru ini. Karena terbilang baru dan cukup populer dikalangan masyarakat.
”Masjid Zayed dan Solo Safari masih hype-lah untuk beberapa waktu belakangan ini. Kira-kira dus itu yang paling menonjol,” kata, Jumat (15/12).
Menimbang kemungkinan tersebut, pihaknya telah melakukan antisipasi kepadatan pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru di dua destinasi wisata tersebut.
Antisipasi yang dilakukan itu dengan memberikan surat edaran sesuai petunjuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepada pengelola seperti jalur emergency atau jalur kedaruratan, toilet dan pintu masuk/keluar harus lancar.
”Banyak wisatawan dari berbagai daerah yang datang liburan ke Solo. Puncaknya nanti kita perkirakan tanggal 30, 31 Desember. Banyak wisatawan yang datang ke Solo,” beber Gembong.
Sekadar informasi, berdasarkan data kunjungan wisatawan Disbudpar Kota Surakarta hingga November 2023 tercatat ada 4.896.426 orang.
Rinciannya terdiri dari 20.748 wisatawan mancanegara dan 4.875.678 wisatawan nusantara. Data kenaikan itu diperkirakan juga berpengarug pada bisnis perhotelan selama Nataru ini.
”Kemarin yang sudah kita prediksi akan naik 3-5 persen itu tingkat penghunian kamar hotel,” papar dia.
Sebelumnya, Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuking memprediksi akhir tahun ini kota bengawan akan mendapat banyak kunjungan wisatawan. Oleh sebab itu berbegai event akan digelar guna memeriahkan wisatawan yang sedang berada di Solo sehingga betah berlama-lama di Solo.
”Mulai Desember akan banyak wisatasan ke Solo, kita siapkan eveny penyambungnya," terang Wali Kota.
Banyaknya wisatawan yang datang ke Solo tentunya akan memberikan dampak, misalnya kemacetan yang terjadi. Hal ini memang tidak dapat dipungkiri karena kemacetan tidak bisa dihindari saat liburan. (ves/adi/nda)
Editor : Nindia Aprilia