Brongkos Kendil Klodran, Uniknya Masakan Jawa dengan Wadah Tradisional

tim solobalapan • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 19:10 WIB
Brongkos Kendil dengan kuah berbumbu kluwek dan beragam isian khas Jawa.(Instagram)
Brongkos Kendil dengan kuah berbumbu kluwek dan beragam isian khas Jawa.

SOLOBALAPAN.COM - Brongkos menjadi salah satu masakan Jawa yang dikenal karena ciri khas warna kuahnya dan racikan bumbunya. Di Klodran, Colomadu, Karanganyar, sajian ini dikenal sebagai Brongkos Kendil.

Kuah brongkos berwarna cokelat kehitaman karena menggunakan kluwek. Bumbu ini bukan hanya memberi warna, tetapi juga membuat rasa kuahnya lebih khas.

Selain kluwek, santan dan berbagai rempah ikut digunakan dalam racikannya. Perpaduan tersebut menghasilkan kuah yang gurih dengan rasa bumbu yang cukup kuat.

Baca Juga: Jasad ABK Surakman Ditemukan, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Operasi SAR Jurnalis Hilang di Selat Sunda!

Isiannya juga cukup beragam. Kacang tolo menjadi salah satu bahan yang sering digunakan, kemudian dipadukan dengan tahu, telur, daging, kulit melinjo,serta bahan lainnya.

Kacang tolo memberikan tekstur yang berbeda saat dimakan bersama kuah. Sedangkan tahu, telur, atau daging membuat isiannya tidak hanya terdiri dari satu jenis bahan.

Setiap brongkos memiliki isian yang berbeda, tergantung pada resep yang digunakan. Namun, kluwek dan santan tetap menjadi bahan yang cukup khas dalam sajian ini.

Masakan tersebut juga sudah lama dikenal dalam kuliner Jawa. Brongkos tercatat dalam berbagai catatan makanan tradisional Jawa dengan bahan seperti kluwek, santan, kacang tolo, tahu, daging, kulit melinjo, dan telur.

Baca Juga: Sidang PHPU Memanas! KPU Tegaskan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran Bukan Kewenangan MK

Yang menarik dari Brongkos Kendil adalah kata “kendil” yang ikut menjadi bagian dari namanya. Kendil merupakan wadah tradisional berbahan tanah liat yang sudah dikenal dalam kehidupan masyarakat Jawa.

Namun, alasan pasti penggunaan nama “Kendil” pada sajian di Klodran belum banyak dijelaskan dalam sumber yang tersedia. Jadi, bagian tersebut tidak perlu diberi cerita tambahan yang belum jelas asalnya.

Yang bisa dilihat dari sajian ini adalah karakter brongkos yang tetap dipertahankan. Kuah kluwek, santan, rempah, dan berbagai isian menjadi bagian utama dari hidangannya.

Bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana, tetapi perpaduannya menghasilkan rasa yang khas. Santan memberi rasa gurih, sementara kluwek memperkuat cita rasa kuah.

Baca Juga: Bantah Instruksikan Guru Endus Makanan MBG Sebelum Disantap Siswa, BGN Buka Suara dan Beri Klarifikasi Tegas!

Brongkos juga menjadi salah satu contoh makanan tradisional yang memiliki banyak versi. Perbedaan isian dan cara penyajian tidak menghilangkan ciri utama yang membuatnya mudah dikenali.

Pada Brongkos Kendil di Klodran, nama kendil menjadi bagian dari identitas sajian. Sementara itu, karakter makanannya tetap bertumpu pada racikan brongkos yang sudah dikenal dalam kuliner Jawa.

Bukan sekadar soal kuah berwarna gelap, brongkos punya kombinasi bumbu dan isian yang membuatnya berbeda dari masakan Jawa lainnya. Kluwek, santan, kacang tolo, serta berbagai pelengkap menjadi bagian dari karakter makanan ini. (Hanifatuz Zahra)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
hanifatuz zahra brongkos brongkos kendil kuliner Solo makanan tradisional