SOLOBALAPAN.COM - Salatiga dan wilayah sekitarnya memiliki beberapa destinasi dengan konsep yang beragam. Ada tempat yang menggabungkan pertanian dan pangan, kawasan resort dengan ruang terbuka luas, wisata di lingkungan pedesaan, hingga destinasi petualangan di kawasan hutan.
Lima tempat berikut berada di Salatiga maupun di wilayah Kabupaten Semarang yang berbatasan dan kerap menjadi bagian dari perjalanan wisata di kawasan Salatiga.
Baca Juga: “JOMO” Mungkin Cocok Buat Upin Ipin, Ini Bedanya dengan FOMO yang Sering Dialami Gen Z
1.Cagar Pangan
Cagar Pangan berada di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Kawasan ini mengusung konsep yang memperlihatkan hubungan antara pertanian, lingkungan sekitar, dan pangan yang dihasilkan.
Lahan seluas sekitar 3.000 meter persegi tersebut ditumbuhi sejumlah tanaman, di antaranya kopi arabika, pepaya, alpukat, rempah-rempah dan berbagai tanaman berbunga. Keberadaan tanaman tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem di kawasan tersebut.
Konsep itu kemudian diterapkan dalam aktivitas pangan di Cagar Pangan. Bahan yang tumbuh di sekitar kawasan menjadi bagian dari upaya mengenalkan proses pangan dari lingkungan tempat tanaman dibudidayakan.
2. Laras Asri Resort
Di Kota Salatiga, Laras Asri Resort memiliki kawasan seluas sekitar 2,5 hektare. Luasan tersebut membuat fasilitas resor tidak hanya terpusat pada bangunan penginapan, tetapi juga mencakup sejumlah ruang terbuka dan fasilitas rekreasi.
Di dalam kawasan terdapat kolam renang, jalur untuk aktivitas berjalan atau berolahraga, lapangan tenis, spa dan pusat kebugaran. Laras Asri juga memiliki LARS Mini Zoo yang menjadi salah satu fasilitas di dalam kompleks resor.
Keberadaan berbagai fasilitas tersebut membuat Laras Asri tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermalam. Area resor dirancang dengan sejumlah fasilitas yang berada dalam satu kawasan sehingga aktivitas pengunjung tidak terbatas pada ruang kamar.
Baca Juga: Apple Akhirnya Bikin iPhone Lipat, Kenapa Baru Sekarang? Ternyata Ada Alasannya
3. Skuter Desa
Skuter Desa berada di Rowoganjar, Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Berbeda dari destinasi yang mengandalkan bangunan atau wahana dalam satu kawasan, tempat ini berada di lingkungan pedesaan.
Nama Skuter Desa berkaitan dengan konsep perjalanan menggunakan skuter untuk menikmati kawasan sekitar. Lingkungan desa menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan, sehingga perjalanan tidak hanya berpusat pada satu titik tujuan.
Posisinya di kawasan pedesaan juga memperlihatkan karakter wisata yang berbeda dari destinasi perkotaan. Lanskap dan jalan di sekitar desa menjadi bagian dari perjalanan pengunjung.
4. Kayu Arum Resort
Kayu Arum Resort berada di Jalan Magersari, kawasan Ringinawe, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. Salah satu hal yang membedakan kawasan ini adalah perpaduan fasilitas resor dengan karakter arsitektur bernuansa Jawa-Kolonial.
Baca Juga: Dukung Suami Hadapi Fitnah Foto AI, Aurel Hermansyah: Badainya Lagi Kencang, Sabar dan Ikhlas
Nuansa tersebut salah satunya terlihat di Combrang Restaurant. Bangunan restoran memiliki karakter Jawa-Kolonial dan menghadap area taman serta kolam.
Kayu Arum juga memiliki kolam Tirto Mulyo yang berada di area taman. Kolam tersebut terdiri atas kolam utama dan kolam untuk anak-anak. Selain itu, tersedia fasilitas lain seperti restoran, spa dan pusat kebugaran dalam satu kompleks.
5. Kopeng Treetop Adventure Park
Sementara itu, Kopeng Treetop Adventure Park berada di Selo Ngisor, Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Destinasi ini memanfaatkan kawasan Kopeng yang berada di lereng Gunung Merbabu.
Konsep wisata yang ditawarkan lebih banyak berkaitan dengan luar ruang. Sejumlah aktivitas petualangan tersedia di kawasan tersebut, termasuk ATV, skiban dan caving.
Selain wahana petualangan, Kopeng Treetop memiliki Sky Resto yang berada di kawasan pepohonan. Konsep tersebut menjadi salah satu ciri khas destinasi karena aktivitas bersantap ditempatkan di lingkungan hutan pinus.
Baca Juga: Jamu Persis Solo di Surajaya, Bima Sakti Garansi Persela Lamongan Siap Tempur Meski Minim Uji Coba!
Kawasan ini juga menyediakan beberapa pilihan akomodasi, mulai dari area camping hingga konsep penginapan dengan suasana alam. Dengan demikian, aktivitas di Kopeng Treetop tidak hanya berpusat pada permainan, tetapi juga pada pengalaman berada di kawasan hutan.
Kelima destinasi tersebut memiliki pendekatan yang berbeda dalam mengembangkan daya tarik wisata. Cagar Pangan menempatkan pertanian dan pangan sebagai bagian utama, Laras Asri mengembangkan kawasan resor dengan beragam fasilitas, Skuter Desa memanfaatkan lingkungan pedesaan, Kayu Arum mempertahankan karakter Jawa-Kolonial, sedangkan Kopeng Treetop menggabungkan kegiatan petualangan dengan lanskap hutan.
Keberagaman tersebut membuat kawasan Salatiga dan sekitarnya memiliki pilihan destinasi yang tidak hanya bertumpu pada satu jenis aktivitas wisata.(hanifatuz zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber