Bongko Roti, Jajanan Pekalongan yang Dibuat dari Roti Tawar

tim solobalapan • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 15:59 WIB
Bongko roti, jajanan Pekalongan berbahan roti tawar yang dipadukan dengan santan dan gula.(Trenggalek_Jenggelek
Bongko roti, jajanan Pekalongan berbahan roti tawar yang dipadukan dengan santan dan gula. 

SOLOBALAPAN.COM - Roti tawar selama ini lebih sering dikenal sebagai menu sarapan. Namun, di Pekalongan, roti tawar memiliki cara penyajian yang berbeda. Bahan tersebut dapat diolah menjadi bongko roti, kudapan sederhana yang memadukan roti, santan, dan gula.

Bongko roti menjadi salah satu varian bongko yang dibuat di Pekalongan. Dalam sejumlah resep, roti tawar menjadi bahan utama yang dipadukan dengan santan serta gula untuk menghasilkan cita rasa yang manis dan gurih.

Baca Juga: Sekarang Apa-Apa Dicuanin, Tapi Sebenarnya Cuan Itu Apa Sih?

Olahan ini juga memiliki beberapa variasi. Selain roti tawar, ada yang menambahkan pisang, nangka, kelapa muda hingga soun. Tambahan tersebut membuat isi dan tekstur bongko roti dapat berbeda sesuai resep yang digunakan.

Proses pembuatannya pun tidak rumit. Roti tawar terlebih dahulu dipotong menjadi beberapa bagian. Sementara itu, santan dicampur dengan gula dan biasanya diberi daun pandan untuk menambah aroma.

Daun pisang kemudian digunakan sebagai pembungkus. Potongan roti ditata di atas daun pisang, lalu diberi campuran santan. Jika menggunakan bahan tambahan seperti pisang, nangka, kelapa muda atau soun, bahan tersebut dapat dimasukkan bersama roti sebelum bungkusan ditutup.

Baca Juga: 8 Tanda Pertemanan Semu Menurut Psikologi, Nomor 7 Sering Tak Disadari

Setelah itu, bongko dikukus hingga matang. Panas dari proses pengukusan membuat roti menjadi lunak dan menyerap rasa dari santan serta gula. Penggunaan daun pisang juga memberikan aroma tersendiri pada kudapan tersebut.

Bongko roti tidak hanya muncul dalam resep rumahan. Beberapa penjual menawarkan bongko yang memadukan roti tawar dengan pisang, sementara versi lainnya memadukan pisang kepok dengan nangka.

Berbagai versi tersebut menunjukkan bahwa bongko roti tidak selalu dibuat dengan resep yang sama. Bahan pelengkap dapat disesuaikan dengan resep masing-masing, sedangkan roti tawar dan perpaduan santan menjadi ciri khas olahan ini.

Menariknya, bahan yang identik dengan makanan sehari-hari tersebut justru bisa diolah menjadi jajanan tradisional. Roti tawar yang biasanya dimakan langsung atau dipadukan dengan selai bisa menjadi makanan lembut setelah dimasak bersama santan dan gula.

Baca Juga: Barangnya Kecil, Harganya Bisa Mahal: Koleksi Gemas yang Digandrungi Gen Z

Bongko roti menjadi salah satu contoh sederhana dari beragam olahan pangan yang berkembang di tengah masyarakat. Tidak membutuhkan bahan yang rumit, kudapan ini memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan dan mengolahnya dengan cara yang berbeda.

Di Pekalongan, keberadaan bongko roti sebagai jajanan tradisional juga dapat hadir dalam berbagai bentuk dan variasi. Perpaduan roti tawar, santan, gula, serta bahan pelengkap menghasilkan kudapan dengan rasa manis gurih yang berbeda dari olahan roti pada umumnya. (hanifatuz zahra)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
bongko roti pekalongan jajanan khas jajanan tradisional kulineran