Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Roti Kijing, Jajanan Jadul Yang Legit Di Setiap Gigitan

Ferry Ardi Susanto
Penulis: Ferry Ardi Susanto❯
Roti kijing, jajanan jadul dengan cita rasa manis dan gurih.(dolanboyolali/Facebook)
Roti kijing, jajanan jadul dengan cita rasa manis dan gurih.(dolanboyolali/Facebook)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Masih ada yang ingat roti kijing?

Jajanan sederhana ini mungkin pernah menjadi teman nyemil masa kecil.

Terutama bagi mereka yang dulu terbiasa menemukan camilan seperti ini di pasar atau toko roti.

Advertisement

Sampai kini, bentuknya tidak pernah berubah. 

Tidak ada topping berwarna-warni atau isian yang berlapis-lapis.

Roti kijing masih tampil sederhana, tetapi dari situlah kenangan tentang jajanan ini kembali muncul.

Roti kijing juga disebut roti santan. Penggunaan santan menghasilkan rasa gurih yang berpadu dengan rasa manis.

Perpaduan sederhana tersebut menjadi salah satu ciri yang membuatnya berbeda dari roti modern yang kini hadir dengan berbagai pilihan.

Selain rasanya, nama roti ini juga cukup mencuri perhatian.

Dalam bahasa Jawa, kijing dapat berarti batu nisan.

Advertisement

Artikel Terkait

Ketika Jajanan Menjadi Pilihan: Begini Cara Memastikan Camilan Anak Tetap Aman

Ketika Jajanan Menjadi Pilihan: Begini Cara Memastikan Camilan Anak Tetap Aman

Panduan praktis bagi orang tua dan anak untuk memilih jajanan yang aman dan sehat, mulai dari cek kemasan, label, izin edar, kedaluwarsa, hingga memperhatikan kebersihan dan kandungan gizi.

Kuliner Jadul Legondo, Jajanan Tradisional yang Kian Sulit Ditemui di Pasar Tradisional

Kuliner Jadul Legondo, Jajanan Tradisional yang Kian Sulit Ditemui di Pasar Tradisional

legondo merupakan jajanan pasar dengan cita rasa gurih yang kini mulai jarang ditemui di pasar-pasar tradisional.

Ini Kue Leker Legendaris sejak 1968 di Solo yang Banyak Diburu

Ini Kue Leker Legendaris sejak 1968 di Solo yang Banyak Diburu

Leker Super Joss Bp. Fathoni menjadi salah satu jajanan Solo yang sudah dikenal sejak 1968.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer