SOLOBALAPAN.COM - Melbourne dikenal sebagai salah satu kota dengan jaringan transportasi umum yang cukup lengkap di Australia. Di antara tram yang memenuhi jalanan kota dan berbagai jalur kereta yang menghubungkan kawasan metropolitan, ada satu stasiun yang punya sejarah panjang dan masih ramai digunakan sampai sekarang. Namanya Southern Cross Station.
Stasiun ini berada di kawasan pusat Melbourne, tepat di ujung barat Central Business District. Lokasinya membuat Southern Cross menjadi salah satu titik penting untuk berpindah dari kereta regional, kereta metropolitan, tram, hingga bus.
Cerita stasiun ini sebenarnya sudah dimulai sejak 1859. Saat pertama dibuka, namanya bukan Southern Cross, melainkan Spencer Street Station, mengikuti nama jalan tempat stasiun tersebut berada.
Pada masa awalnya, stasiun ini menjadi salah satu bagian penting dari perkembangan jaringan kereta Melbourne. Jalur kereta terus berkembang dan menghubungkan pusat kota dengan berbagai wilayah di Victoria. Spencer Street Station pun perlahan berubah menjadi salah satu terminal penting untuk perjalanan jarak jauh.
Memasuki abad ke-20, aktivitas di stasiun semakin ramai. Kereta dari berbagai wilayah Victoria datang dan berangkat dari sini, sementara layanan kereta metropolitan juga terus berkembang.
Baca Juga: Kerusuhan Pejompongan Mencekam! Polisi Amankan 315 Orang, 45 Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka
Namun, tampilan stasiun yang sekarang sangat berbeda dari bangunan lamanya.
Perubahan besar terjadi pada awal 2000-an ketika pemerintah Victoria melakukan proyek pembangunan ulang besar-besaran. Stasiun ini dirancang ulang oleh firma arsitektur Grimshaw bersama Jackson Architecture dengan konsep yang jauh lebih modern.
Hasilnya adalah atap besar berbentuk gelombang yang sekarang menjadi ciri khas Southern Cross Station.
Atap tersebut bukan cuma dibuat untuk terlihat unik. Bentuknya dirancang untuk membantu sirkulasi udara di dalam stasiun. Udara panas dapat bergerak ke atas dan keluar melalui bagian tertentu dari struktur atap, sehingga kebutuhan pendinginan mekanis dapat dikurangi.
Proyek pembangunan ulang tersebut selesai pada 2006. Pada tahun yang sama, Spencer Street Station secara resmi berganti nama menjadi Southern Cross Station.
Nama baru tersebut diambil dari Southern Cross, konstelasi bintang yang sangat dikenal di belahan bumi selatan dan juga memiliki tempat penting dalam identitas Australia.
Baca Juga: Buntut Kerusuhan Mencekam di Pejompongan: 315 Orang Diamankan Polisi, 1 Warga Lokal Meninggal Dunia
Dari luar, bagian yang paling mudah dikenali tentu saja atap raksasanya. Struktur bergelombang tersebut membentang di atas area peron dan membuat Southern Cross terlihat sangat berbeda dari stasiun-stasiun tua Melbourne lainnya.
Di bawah atap tersebut terdapat puluhan jalur kereta yang melayani perjalanan metropolitan maupun regional. Southern Cross juga menjadi salah satu terminal utama untuk layanan V/Line yang menghubungkan Melbourne dengan berbagai kota di Victoria.
Salah satu layanan yang cukup dikenal dari stasiun ini adalah kereta menuju Geelong, Ballarat, Bendigo, dan berbagai wilayah regional lainnya. Karena itu, Southern Cross bukan hanya digunakan oleh warga Melbourne yang bepergian di dalam kota, tetapi juga oleh masyarakat dari berbagai daerah di Victoria.
Stasiun ini juga punya hubungan langsung dengan jaringan tram Melbourne. Hal tersebut membuat penumpang bisa berpindah moda tanpa harus berjalan terlalu jauh dari kawasan stasiun.
Lokasinya yang berada dekat Docklands dan pusat bisnis Melbourne juga membuat kawasan di sekitar Southern Cross berkembang pesat. Gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, dan berbagai fasilitas lainnya berada tidak jauh dari stasiun.
Baca Juga: Roti Kijing, Jajanan Jadul Yang Legit Di Setiap Gigitan
Meski bentuknya sudah modern, Southern Cross tetap menyimpan jejak masa lalunya sebagai Spencer Street Station. Nama lama tersebut masih bisa ditemukan dalam berbagai catatan sejarah dan menjadi pengingat bahwa bangunan modern yang ada sekarang berdiri di lokasi yang sudah digunakan sebagai stasiun selama lebih dari 160 tahun.
Ada pula satu hal menarik dari Southern Cross: stasiun ini pernah mengalami beberapa perubahan besar dalam sejarahnya. Dari terminal kereta era Victoria, berkembang menjadi pusat perjalanan regional, kemudian dibangun ulang dengan arsitektur modern yang menjadi salah satu landmark Melbourne.
Sekarang, aktivitas di Southern Cross berlangsung hampir sepanjang hari. Penumpang datang untuk bekerja, bepergian ke kota lain, menuju kawasan pinggiran Melbourne, atau sekadar berpindah ke moda transportasi lain.
Jadi, Southern Cross bukan hanya stasiun dengan atap unik di tengah Melbourne. Tempat ini merupakan salah satu contoh bagaimana sebuah stasiun tua bisa berubah total mengikuti perkembangan kota tanpa kehilangan perannya sebagai pusat perjalanan.
Dari Spencer Street Station pada 1859 hingga Southern Cross Station seperti sekarang, lebih dari satu setengah abad perjalanan kereta Melbourne ikut tercatat di tempat ini.(Luthfiana Sekar)
Editor : Luthfiana SekarSumber : Berbagai Sumber