Paddington, Dari Nama Stasiun Menjadi Nama Beruang

Kabun Triyatno • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 07:26 WIB
Nama Paddington Bear ternyata berasal dari nama stasiun kereta di London. Dalam ceritanya, seekor beruang dari Peru ditemukan di Paddington Station sebelum akhirnya menjadi salah satu karakter paling terkenal di dunia. (Pinterest)
Nama Paddington Bear ternyata berasal dari nama stasiun kereta di London. Dalam ceritanya, seekor beruang dari Peru ditemukan di Paddington Station sebelum akhirnya menjadi salah satu karakter paling terkenal di dunia. (Pinterest)

SOLOBALAPAN.COM - Ada sebuah stasiun kereta di London yang namanya mungkin lebih dikenal karena seekor beruang kecil berbulu cokelat, memakai jas biru dan membawa koper.

Namanya Paddington.

Bagi pengguna kereta London, Paddington Station adalah salah satu stasiun penting di ibu kota Inggris. Namun bagi pembaca buku dan penonton film, Paddington mungkin langsung mengingatkan pada Paddington Bear, karakter beruang yang terkenal di seluruh dunia.

Menariknya, hubungan keduanya sangat sederhana: nama beruang itu memang diambil dari nama stasiun ini.

Paddington Station pertama kali dibuka pada 1838 oleh Great Western Railway (GWR). Saat itu, kereta api sedang berkembang pesat di Inggris dan perusahaan tersebut membangun jalur yang menghubungkan London dengan wilayah barat Inggris.

Baca Juga: Madam Anna MCI Memilih Berhijab, Mengaku Masih Belajar dan Berusaha Istiqamah

Bangunan stasiun yang kita kenal sekarang kemudian berkembang pada pertengahan abad ke-19. Salah satu tokoh penting di balik desainnya adalah insinyur terkenal Isambard Kingdom Brunel, bersama arsitek Matthew Digby Wyatt.

Struktur atap besi dan kacanya menjadi salah satu ciri khas Paddington. Tiga bentang utama membentuk ruang besar di atas peron, membuat bagian dalam stasiun terlihat sangat luas dan megah.

Selama bertahun-tahun, Paddington menjadi salah satu pintu keluar-masuk London menuju wilayah barat Inggris. Kereta dari stasiun ini melayani berbagai tujuan, termasuk Oxford, Bath, Bristol, Cardiff, hingga kawasan Wales dan Inggris bagian barat.

Tetapi pada tahun 1950-an, stasiun ini mendapatkan hubungan dengan dunia yang sama sekali berbeda: sastra anak-anak.

Pada 1958, penulis Inggris Michael Bond menerbitkan buku A Bear Called Paddington.

Ceritanya bermula dari seekor beruang dari Peru yang ditemukan sendirian di Paddington Station oleh keluarga Brown. Ia membawa sebuah koper dan mengenakan label bertuliskan pesan sederhana agar seseorang merawatnya.

Keluarga Brown kemudian menamainya Paddington, sesuai tempat mereka menemukannya.

Baca Juga: Mengenal Blush Tailoring, Teknik Makeup Modern untuk Rona Pipi Natural

Dari situlah lahir salah satu karakter anak-anak paling terkenal di Inggris.

Paddington digambarkan sebagai beruang yang baik hati, sopan, tetapi sering mengalami kekacauan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga dikenal dengan pakaian khasnya: jas duffle biru, topi merah, dan koper.

Buku pertama tersebut menjadi sangat populer dan kemudian berkembang menjadi seri buku, serial televisi, merchandise, hingga film layar lebar.

Film Paddington dirilis pada 2014, disusul Paddington 2 pada 2017. Popularitas karakter tersebut kemudian membuat nama Paddington semakin dikenal bahkan oleh orang-orang yang mungkin belum pernah mengunjungi stasiunnya.

Yang menarik, hubungan antara Paddington Bear dan stasiun tidak berhenti pada nama saja.

Di dalam Paddington Station terdapat patung Paddington Bear yang menjadi salah satu objek populer bagi pengunjung. Patung tersebut menggambarkan Paddington sedang duduk dengan koper dan terlihat seperti sedang menunggu seseorang.

Ada pula Paddington Bear Shop, sehingga pengunjung dapat menemukan berbagai merchandise karakter tersebut di stasiun.

Paddington juga memiliki tempat yang berkaitan dengan sejarahnya di stasiun. Di salah satu bagian stasiun terdapat area yang dikenal sebagai Paddington Bear statue, tepat di dekat lokasi yang menjadi inspirasi pertemuan keluarga Brown dengan Paddington dalam cerita.

Baca Juga: Sirkeci Station, Stasiun yang Pernah Menjadi Terminus Orient Express

Namun, stasiun ini memiliki sejarah yang jauh lebih panjang daripada kisah seekor beruang.

Paddington telah menjadi bagian dari perkembangan transportasi London selama hampir dua abad. Salah satu perubahan terbesar terjadi ketika sistem kereta api mulai menggunakan elektrifikasi. Saat ini, stasiun tersebut melayani kereta komuter dan kereta jarak jauh, termasuk layanan Elizabeth line dan Heathrow Express yang menghubungkan London dengan Bandara Heathrow.

Paddington juga memiliki hubungan erat dengan perkembangan teknologi kereta api Inggris. Great Western Railway dikenal sebagai salah satu perusahaan kereta api paling berpengaruh dalam sejarah Inggris, dan Paddington menjadi terminal utamanya di London.

Jadi, ketika melihat bangunan megah dengan atap kaca tersebut, kita sebenarnya sedang melihat lebih dari sekadar stasiun.

Di sana terdapat sejarah perkembangan kereta api Inggris, warisan Great Western Railway, kisah perjalanan jutaan penumpang, dan tentu saja tempat lahirnya salah satu karakter beruang paling terkenal dalam budaya populer.

Yang lucu, bagi sebagian orang, Paddington mungkin lebih mudah dikenali sebagai beruang daripada sebagai stasiun kereta.

Padahal semuanya bermula dari tempat yang sama.

Seekor beruang dari Peru datang ke London, ditemukan di sebuah stasiun, lalu membawa nama stasiun tersebut ke seluruh dunia. (Luthfiana Sekar)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
luthfiana sekar Paddington railway station london