Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Rumah Budaya Kratonan Hadirkan Galeri Sejarah Perjalanan Panjang Kota Solo

Andi Aris Widiyanto • Sabtu, 25 April 2026 | 07:26 WIB
Rumah Budaya Kratonan menjadi salah satu ruang edukasi yang menawarkan suasana berbeda di tengah hiruk pikuk kota. (Lutfiana Sekar/solobalapan.com)
Rumah Budaya Kratonan menjadi salah satu ruang edukasi yang menawarkan suasana berbeda di tengah hiruk pikuk kota. (Lutfiana Sekar/solobalapan.com)

 
SURAKARTA, SOLOBALAPAN.COM — Di tengah perkembangan Kota Solo yang semakin modern, keberadaan ruang edukasi berbasis sejarah dan literasi tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Tidak hanya sebagai tempat belajar, ruang-ruang ini juga menjadi alternatif bagi warga untuk menghabiskan waktu dengan suasana yang lebih tenang dan bermanfaat.

Baca Juga: 7 Pilihan HP Samsung RAM 8/256 GB Terbaik 2026, Harga Terjangkau Performa Tetap Kencang

Salah satu tempat yang dapat dikunjungi adalah Rumah Budaya Kratonan. Menariknya, dalam satu kawasan yang sama, pengunjung juga dapat menjelajahi Galeri Sejarah Surakarta yang menyajikan perjalanan panjang Kota Solo dari masa ke masa.

Rumah Budaya Kratonan menjadi salah satu ruang edukasi yang menawarkan suasana berbeda di tengah hiruk pikuk kota. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai lokasi belajar, tetapi juga sebagai ruang santai yang bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, terutama pelajar dan anak muda.

Di sini, pengunjung dapat menemukan berbagai fasilitas yang mendukung aktivitas belajar maupun bersantai. Mulai dari ruang baca dengan koleksi buku yang beragam, area untuk mengerjakan tugas, hingga sudut-sudut nyaman yang bisa digunakan untuk berdiskusi.

Tak sedikit pula pengunjung yang datang hanya untuk menikmati suasana tenang sambil minum kopi.

Konsep ruang yang terbuka dan fleksibel membuat pengunjung bebas memilih aktivitas yang ingin dilakukan. Suasana yang adem serta lingkungan yang asri turut menambah kenyamanan, sehingga banyak yang betah berlama-lama di tempat ini.

Namun, di balik namanya, masih banyak masyarakat yang mengira Rumah Budaya Kratonan memiliki keterkaitan dengan keraton. Hal ini kemudian diluruskan oleh tour guide setempat.

Baca Juga: Rumah Berbentuk Bus Tingkat di Wonogiri Viral di Media Sosial, Habiskan Berapa Ratus Juta? Ternyata Sampai Kehabisan Dana

Tour guide Rumah Budaya Kratonan, Yulianto, menjelaskan bahwa penamaan “Kratonan” tidak berkaitan dengan keluarga keraton.

“Rumah Budaya Kratonan ini tidak ada unsur keratonnya dan tidak ada hubungan dengan keluarga keraton. Dinamai Kratonan karena berdiri di Kelurahan Kratonan,” jelasnya.

Penjelasan tersebut sekaligus menjadi informasi penting bagi pengunjung agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait latar belakang tempat ini.

Selain menjadi ruang literasi, kawasan ini juga menghadirkan Galeri Sejarah Surakarta yang menawarkan pengalaman edukasi berbasis sejarah.

Baca Juga: Viral Link Bandar Membara Bergetar di Hotel Bikin Netizen Penasaran, Waspada Ancaman UU ITE Bagi Penyebar Konten

Galeri ini dirancang sebagai ruang yang memperlihatkan perjalanan Kota Surakarta secara kronologis. Pengunjung dapat melihat bagaimana kota ini berkembang dari masa ke masa, mulai dari era kerajaan, masa penjajahan, hingga menjadi bagian dari Indonesia modern.

Berbagai ruang yang tersedia di galeri ini menyajikan informasi dalam bentuk visual, seperti panel, lukisan, hingga dokumentasi sejarah. Setiap ruang memiliki keterkaitan satu sama lain, sehingga membentuk alur cerita yang utuh dan mudah dipahami.

Beberapa peristiwa penting yang ditampilkan antara lain konflik dengan bangsa Barat, peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah Jawa, hingga masa perjuangan kemerdekaan.

Tidak hanya itu, galeri ini juga memperlihatkan perkembangan Surakarta di masa kini, baik dari segi budaya, seni, maupun kehidupan masyarakatnya.

Dengan konsep penyajian yang sederhana namun informatif, galeri ini mampu menghadirkan pengalaman belajar sejarah yang tidak membosankan. Pengunjung dapat memahami materi sejarah dengan cara yang lebih visual dan kontekstual.

Keberadaan tempat ini juga mendapat respon positif dari para pengunjung. Salah satu pengunjung, Rina (21), mengaku tertarik datang karena suasananya yang nyaman dan tidak membosankan.

Baca Juga: Jadwal Pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026 Segera Dibuka? Menkeu Purbaya Spill Kuota Khusus Lulusan SMA

“Tempatnya enak banget buat belajar atau sekadar santai. Nggak terasa kaku kayak perpustakaan pada umumnya,” 

Ia menilai galeri sejarah yang tersedia membantu dirinya memahami sejarah Kota Solo dengan cara yang lebih mudah.
“Biasanya kalau baca sejarah itu berat, tapi di sini lebih gampang dipahami karena ada visualnya. Jadi lebih menarik,” katanya.


Keberadaan Rumah Budaya Kratonan dan Galeri Sejarah Surakarta menjadi bukti bahwa ruang edukasi dapat dikemas secara menarik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Tidak hanya sebagai tempat belajar formal, ruang ini juga menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, hingga mencari inspirasi.

Baca Juga: Berapa Selisih Usia Davina Karamoy dan Ardhito Pramono? Simak Perbandingan Karier dan Fase Hidup Pasangan yang Lagi Jadi Sorotan

Bagi generasi muda, keberadaan tempat seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya sejarah dan budaya lokal. Dengan suasana yang santai dan tidak kaku, proses belajar pun terasa lebih menyenangkan.

Yulianto juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tetap menjaga budaya yang dimiliki.

“Kalau bisa ya selalu buat nguri-nguri budayanya sendiri, khususnya budaya Jawa,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah arus modernisasi, pelestarian budaya tetap menjadi hal yang penting untuk dijaga.

Rumah Budaya Kratonan dan Galeri Sejarah Surakarta tidak hanya menjadi tempat untuk menambah wawasan, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda. Perpaduan antara ruang literasi, tempat bersantai, dan galeri sejarah menjadikan kawasan ini sebagai salah satu destinasi edukasi yang layak dikunjungi di Kota Solo.

Baca Juga: Sinopsis Film Mutiny: Tuduhan Pembunuhan dan Konspirasi Global yang Menyeret Mantan Pasukan Khusus

Dengan konsep yang terbuka, nyaman, dan informatif, tempat ini diharapkan dapat terus menjadi ruang yang menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal dan mencintai budaya serta sejarah daerahnya sendiri. (Lutfiana Sekar/AN)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#ruang edukasi #rumah budaya #Rumah Budaya Kratonan #wisatawan #kota solo