Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Usai Menaklukkan Lawu, Sop Iga Bu Ugi Jadi “Hadiah” Paling Dicari di Tawangmangu

Rudi Hartono RS • Sabtu, 11 April 2026 | 14:08 WIB
Sop Iga Bu Ugi di Tawangmangu jadi kuliner favorit wisatawan dan pendaki Gunung Lawu.  (Instagran buugiresto)
Sop Iga Bu Ugi di Tawangmangu jadi kuliner favorit wisatawan dan pendaki Gunung Lawu. (Instagran buugiresto)

 

TAWANGMANGU, SOLOBALAPAN.COM – Dingin yang menusuk di lereng Gunung Lawu seolah langsung luruh saat semangkuk sop iga panas tersaji di meja.

Di kawasan wisata Tawangmangu, nama Sop Iga Bu Ugi tak sekadar dikenal—ia sudah menjelma menjadi destinasi kuliner wajib bagi wisatawan dan para pendaki.

Aroma kuah bening yang mengepul, berpadu dengan rempah-rempah pilihan, langsung menggoda sejak suapan pertama.

Baca Juga: Ajarkan Anak Tidur Sendiri, Ini Tips dan Manfaat untuk Tumbuh Kembangnya

Rasanya ringan namun kaya, gurih tanpa terasa berlebihan, menciptakan sensasi hangat yang perlahan menyelimuti tubuh—terutama setelah beraktivitas di udara pegunungan yang dingin.

Keistimewaan Sop Iga Bu Ugi terletak pada potongan iga sapi yang dimasak hingga sempurna. Dagingnya empuk, mudah terlepas dari tulang, dan tetap juicy saat disantap. Setiap gigitan menghadirkan perpaduan tekstur dan rasa yang memanjakan lidah.

Tak heran jika warung sederhana ini kerap dipadati pengunjung. Antrean panjang menjadi pemandangan biasa, terutama saat akhir pekan atau musim liburan. Banyak yang rela menunggu, demi menikmati seporsi sop iga yang sudah tersohor kelezatannya.

Di media sosial, Sop Iga Bu Ugi kerap menuai pujian. Banyak pengunjung menyebutnya sebagai salah satu sop iga terbaik di Tawangmangu. Kuahnya disebut “segar tapi nendang”, sementara porsi dagingnya dinilai memuaskan.

Baca Juga: Sempat Buron, Pelaku Pembacokan Semanggi Akhirnya Menyerahkan Diri

“Ini salah satu sop terenak yang pernah saya coba, apalagi dimakan setelah turun gunung,” tulis seorang pengunjung dalam unggahannya.

Bagi para pendaki Gunung Lawu, sop iga ini bukan sekadar santapan—melainkan bagian dari ritual penutup perjalanan. Setelah melewati jalur pendakian yang menguras tenaga, semangkuk sop hangat menjadi “reward” yang selalu dinantikan.

Selain menghangatkan tubuh, kandungan gizi dari daging iga dan kuahnya membantu memulihkan energi. Sensasi hangat yang menjalar memberi efek relaksasi, menjadikannya pilihan ideal usai aktivitas fisik berat.

Keunikan rasa, konsistensi kualitas, serta pengalaman menikmati hidangan di kaki Gunung Lawu membuat Sop Iga Bu Ugi tetap bertahan di tengah persaingan kuliner. Ia bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari cerita perjalanan para wisatawan.

Baca Juga: Persebi Boyolali Lolos ke Liga 4 Nasional Usai PSIS Rembang Terkena Sanksi

Setiap suapan membawa kenangan—dan alasan untuk kembali. Di Tawangmangu, Sop Iga Bu Ugi bukan hanya kuliner, melainkan rasa yang selalu dirindukan. (rud/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#sop iga bu ugi #aroma kuah bening #gunung lawu #tawangmangu #kuliner