SOLOBALAPAN.COM - Tanggal 21 Maret 1980, 38 tahun yang lalu, dunia sepakbola menyambut kelahiran seorang bintang besar, Ronaldo de Assis Moreira atau lebih dikenal dengan nama Ronaldinho, yang lahir di Porto Alegre, Brasil.
Ronaldinho terkenal karena kemampuannya yang luar biasa dalam mengolah bola dan keahliannya dalam melakukan trik-trik yang mengagumkan di atas lapangan, seringkali mengecoh lawan dengan gerakan cerdiknya.
Karier sepakbolanya dimulai pada usia tujuh tahun, saat ia bergabung dengan Gremio, salah satu klub terkenal di kota kelahirannya.
Pada usia muda, bakatnya sudah terlihat jelas, bahkan ia berhasil mencetak 23 gol dalam satu pertandingan, yang membuat namanya langsung terkenal di seluruh Brasil.
Karena bakat luar biasa ini, Ronaldinho memulai karier profesionalnya pada tahun 1997, ketika usianya masih sangat muda.
Tidak lama kemudian, klub-klub besar Eropa mulai tertarik padanya dan menawarkan kesempatan bergabung.
Pada tahun 2001, ia memilih untuk menandatangani kontrak dengan klub asal Prancis, Paris Saint-Germain.
Setelah dua musim yang sukses di Paris, Ronaldinho melanjutkan petualangannya di Eropa dengan bergabung bersama Barcelona pada tahun 2003.
Di Barcelona, ia mengikuti jejak pemain Brasil lainnya seperti Ronaldo dan Rivaldo.
Keberadaannya di Barcelona menjadi kunci kesuksesan tim, membawa klub meraih gelar La Liga pada musim 2004-2005 dan 2005-2006.
Di puncak karier internasionalnya, Ronaldinho berhasil meraih penghargaan FIFA Player of the Year pada tahun 2004 dan 2005.
Pada tahun 2005, ia juga berhasil menjadi pemain Brasil ketiga yang meraih penghargaan bergengsi European Footballer of the Year atau yang lebih dikenal dengan Ballon d'Or.
Sejak pertama kali bergabung dengan tim nasional Brasil pada 1995, Ronaldinho dijuluki Ronaldinho Gaucho, untuk membedakannya dengan penyerang Brasil lainnya, Ronaldo.
Setelah bermain di Eropa, nama "Gaucho" pun tidak lagi ia gunakan.
Ronaldinho turut berpartisipasi dalam tiga Piala Dunia bersama Brasil, yaitu pada 1994, 1998, dan 2002, dengan memainkan peran penting sebagai gelandang serang.
Namun, setelah mencapai puncak kejayaan, karier Ronaldinho mulai mengalami penurunan.
Pada 2008, ia meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan AC Milan di Italia.
Sayangnya, di Seri A Italia, penampilannya tidak sebagus yang diharapkan dan tidak mencolok.
Kondisi ini berujung pada ketidakhadirannya di skuad Brasil yang berlaga di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Pada 2011, Ronaldinho kembali ke Brasil dan bergabung dengan klub Flamengo di Rio de Janeiro.
Ia memberikan kontribusi besar bagi tim tersebut, dengan membantu Flamengo meraih gelar Campeonato Carioca 2011 di musim pertamanya.
Di penghujung kariernya, Ronaldinho memutuskan untuk bergabung dengan Atlético Mineiro pada Juni 2012.
Di sinilah dia kembali menemukan permainan terbaiknya dan memberikan kebanggaan bagi klub tersebut.
Akhirnya, pada tahun 2018, Ronaldinho memilih untuk pensiun dari dunia sepakbola profesional karena masalah kebugaran yang mengganggu penampilannya.
Ronaldinho adalah simbol kegembiraan dan kreativitas dalam sepakbola, dikenal karena pesona permainannya yang tak terlupakan.
Meskipun kini ia sudah pensiun, warisan dan pengaruhnya terhadap dunia sepakbola tetap hidup dan terus menginspirasi pemain-pemain muda di seluruh dunia. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo