SOLOBALAPAN.COM - Kota Solo dengan pesonanya yang kaya akan sejarah dan budaya, menghadirkan kampung-kampung yang penuh cerita menarik.
Salah satunya adalah Kampung Bibis Kulon, yang terletak di Kelurahan Gilingan, Solo.
Di tengah kampung ini, tersembunyi sebuah situs bersejarah yaitu Sendang Mbah Meyek.
Sendang ini berlokasi di RT 05, RW XVII, Bibis Kulon, Kelurahan Gilingan.
Sendang Mbah Meyek menjadi tempat yang rindang, dipelihara oleh pohon-pohon besar yang memberikan atmosfer kesejukan.
Dikutip dari laman Pemerintah Kota Solo, Mbah Min selaku penjaga sendang pun bercerita mengenai sejarah tempat itu.
Dia menceritakan bahwa keberadaan Sendang Mbah Meyek sudah ada sejak zaman yang tak terhitung lama.
Meskipun tak dapat menyebutkan secara pasti kapan sendang ini muncul, namun kisahnya tetap hidup dalam tradisi warga Bibis Kulon.
Warga setempat merawat sendang ini dengan penuh dedikasi, bahkan menggelar hajatan bersih desa, terutama pada malam Jumat Kliwon dan malam 1 Suro.
Tradisi ini dijalankan untuk melestarikan warisan nenek moyang dan mengangkat sejarah Kampung Bibis.
Menariknya, kisah tentang Sendang Mbah Meyek berawal dari cerita turun temurun.
Legenda menceritakan tentang gethek (perahu bambu) yang rusak melintas di Kali Anyar, di sisi utara Kampung Bibis Kulon.
Dari sinilah muncul nama "Mbah Meyek," merujuk pada keadaan gethek yang meyek atau rusak.
Tidak hanya sekadar cerita, keberadaan Sendang Mbah Meyek juga tercermin dalam kepedulian warga terhadap lingkungan.
Pohon Preh, yang melindungi sendang ini dan diyakini berusia ratusan tahun, menjadi simbol kebersihan dan kelestarian.
Di dalam sumur sendang, tumbuh liar sebuah pohon kupang yang tetap dijaga dan dilestarikan oleh warga.
Berita tentang Sendang Mbah Meyek juga telah menyebar luas, menarik perhatian wisatawan dari Jakarta, Kalimantan, hingga Bali.
Kunjungan mereka membuktikan bahwa legenda kampung di Kota Solo memiliki daya tarik tersendiri bagi pencinta sejarah dan kampung tradisional.
Jelajahi kampung-kampung lawas dengan cerita uniknya di Kota Solo, di mana sejarah dan budaya menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Ajak kerabat dan keluargamu untuk merasakan pesona Kota Solo, tempat yang "ayem lan tentrem," di mana kedamaian dan keharmonisan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. (mg5/rei)