SOLOBALAPAN.COM- Sosial media sekarang menjadi suatu hal yang tidak bisa lepas dari kita, rasanya kita tidak bisa hidup tanpa sosial media. Dengan adanya sosial media kita bisa mengatasi kebosanan kita hingga tak terasa waktu yang kita gunakan untuk menggulir platform sosial media itu bisa menghabiskan lebih banyak waktu dari yang kita pekirakan.
Dari sosial media lah kita mendapat informasi bahkan untuk mengembangkan hobi. Namun terkadang kita terlalu terlena untuk mengkonsumsi konten-konten yang pada akhirnya membuat kita brainroot.
Baca Juga: 5 Superfood Indonesia yang Diakui Dunia, Sering Dikonsumsi tapi Jarang Disadari
Kita lupa jika setidaknya kita harus mengistirahatkan otak kita dari konten-konten yang sekedar menghibur bahkan sampai ke konten negatif yang bisa mempengaruhi kondisi emosional kita. Namun kini banyak platform untuk menjadi pilihan yang bisa menjadi intermezo setelah mungkin kita doom scrolling.
Salah satunya adalah Substack. Substack adalah platform online dari Amerika yang menyediakan infrastruktur penerbitan, termasuk buletin, dan desain untuk mendukung konten berbasis langganan, termasuk buletin, podcast, dan video. Pengguna Substack meliputi jurnalis, pakar bidang tertentu hingga platform media, dan pastinya pembaca.
Baca Juga: Jelang Festival Kue Bulan 2026, Kenali Makna Mooncake hingga Legenda Dewi Bulan
Substack menjadi platform bagi penulis atau bahkan yang hanya sekedar hobi menulis untuk menyampaikan opini dan berbagi pengetahuan. Substack memberikan kesempatan bagi penulis untuk mengunggah karyanya yang bisa dinikmati oleh para pembaca. Bahkan jika pembaca menyukai karya penulis tersebut, pembaca bisa berlangganan untuk bisa menikmati lebih banyak karya bahkan karya eksklusif dari penulis itu.
Itu tidak berarti jika Substack hanya bisa di akses setelah berlangganan, Substack masih menyediakan banyak konten-konten yang bisa diakses secara gratis, semua kebijakan itu tergantung pada penulisnya.Yang membuat penulis dan pembaca bisa berhubungan secara langsung.
Baca Juga: “Lucky Turtle” Jimat Keberuntungan ala Gen Z Korea hingga K-Pop Idol
Menariknya Substack menyediakan fitur feed untuk menemukan tulisan, podcast, video,notes dan masih banyak lagi. Topik di Substack juga tidak dibatasi, sehingga pembaca bisa mengakses lebih banyak tulisan dengan topik bahkan gaya penulisan yang pembaca sukai.
Di tengah maraknya konten singkat dan hiburan yang terus bermunculan di media sosial, Substack dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi kebiasaan mengonsumsi informasi secara berlebihan tanpa mendapatkan pemahaman yang mendalam. Melalui berbagai tulisan, newsletter, podcast, hingga diskusi interaktif, Substack menawarkan informasi yang dapat mendorong pembacanya untuk kembali membaca, berpikir, dan memahami suatu topik secara lebih mendalam. Dengan demikian, penggunaan Substack dapat menjadi salah satu cara untuk mengisi waktu dengan informasi yang lebih bermakna sekaligus mengurangi kebiasaan mengonsumsi konten secara pasif. (adhima aulia)
Editor : Kabun Triyatno