SOLOBALAPAN, TEKNOLOGI — Platform pesan instan terpopuler, WhatsApp, mulai melangkah ke arah baru dengan menguji coba paket berlangganan opsional bertajuk WhatsApp Plus.
Layanan premium ini menawarkan sentuhan personalisasi yang lebih luas bagi pengguna yang menginginkan pengalaman lebih fleksibel tanpa mengubah fungsi dasar aplikasi.
Uji coba tahap awal ini telah digulirkan secara terbatas di sejumlah negara Eropa.
Meski sempat menjadi rumor, kehadiran fitur ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Meta setelah pengamatan konsultan media sosial Matt Navarra mencuat ke publik.
Fitur Eksklusif: Kustomisasi Tanpa Batas
Berdasarkan laporan WABetaInfo, daya tarik utama WhatsApp Plus terletak pada keleluasaan pengguna dalam mengatur tampilan. Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan antara lain:
-
Penyematan Chat: Pengguna bisa menyematkan hingga 20 chat sekaligus di halaman utama, meningkat drastis dari batas versi gratis yang hanya 3 chat.
-
Tema Warna: Tersedia 18 pilihan warna tema baru yang variatif untuk merombak total tampilan aplikasi.
-
Ikon Aplikasi: Pelanggan mendapatkan 14 opsi ikon berbeda, mulai dari gaya klasik hingga desain artistik seperti efek kosmik.
-
Audio & Notifikasi: Tambahan 10 nada dering eksklusif dan kontrol notifikasi yang lebih fleksibel untuk mengatur banyak grup chat sekaligus.
-
Stiker Animasi Overlay: Stiker dengan efek visual penuh layar yang tetap bisa dilihat oleh penerima meskipun mereka tidak berlangganan.
Prediksi Biaya dan Ketersediaan
Hingga saat ini, Meta belum merilis angka resmi untuk pasar global.
Namun, bocoran dari pasar Eropa menyebutkan tarif berlangganan berkisar 2,49 euro atau sekitar Rp50.000 per bulan.
Menariknya, harga di negara lain—termasuk kemungkinan di Indonesia—diprediksi bisa lebih rendah menyesuaikan daya beli pasar setempat.
Meta menegaskan bahwa layanan ini bersifat opsional. Artinya, fitur utama seperti pengiriman pesan, panggilan suara/video, serta enkripsi end-to-end akan tetap gratis bagi seluruh pengguna tanpa gangguan.
Masih Tahap Beta Terbatas
Saat ini, WhatsApp Plus masih dalam tahap pengembangan beta terbatas dan baru tersedia bagi sebagian pengguna Android tertentu.
Distribusinya akan dilakukan secara bertahap ke wilayah lain seiring dengan evaluasi respons dari pengguna awal.
Kehadiran paket premium ini menandai upaya Meta untuk memberikan nilai tambah bagi pengguna yang ingin tampil beda, sekaligus menjadi sumber pendapatan baru tanpa harus mengorbankan privasi dan fungsi inti aplikasi yang selama ini kita gunakan.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo