On This Day : Deretan Peristiwa Penting yang Mengubah Dunia di Tanggal 28 September

tim solobalapan • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 08:07 WIB
Ilustrasi,on this day 28 September.(GeminiAI).
Ilustrasi, on this day 28 September. (GeminiAI).

SOLOBALAPAN.COM- Tanggal 28 September menyimpan rekam jejak panjang dalam sejarah peradaban manusia. Berbagai peristiwa besar mulai dari lahirnya pemikir legendaris, pertempuran penentu kemerdekaan, penemuan ilmiah yang menyelamatkan jutaan nyawa, hingga momentum politik modern terjadi pada hari ini. Berikut adalah 10 peristiwa penting dunia yang terjadi pada 28 September.

Baca Juga: Jessica Jane Hamil Anak Pertama di Usia Kandungan 17 Minggu, Apa yang Terjadi pada Trimester Kedua?

1. 551 SM Lahirnya Konfusius (Kong Hu Cu).

Filsuf dan pemikir besar Tiongkok, Konfusius, diperkirakan lahir pada 28 September 551 SM. Ajaran filsafatnya mengenai moralitas, etika sosial, keadilan, dan tata kelola pemerintahan menjadi landasan kebudayaan serta tradisi intelektual di Asia Timur selama ribuan tahun. Hari kelahirannya kini diperingati sebagai Hari Guru di Taiwan dan beberapa komunitas Tionghoa dunia.

2. 1066 William sang Penakluk Mendarat di Inggris.

Awal dari Penaklukan Norman (Norman Conquest). Pada 28 September 1066, William, Adipati Normandia, mendarat di Pevensey, Sussex, Inggris, bersama ribuan pasukannya. Peristiwa ini memicu Pertempuran Hastings yang legendaris dan mengubah struktur hukum, bahasa, budaya, serta garis keturunan kerajaan Inggris secara permanen.

3. 1460 Penjelajah Portugis Menemukan Kepulauan Tanjung Verde.

Pada 28 September 1460, armada penjelajah bangsa Portugis berhasil menemukan Kepulauan Tanjung Verde (Cape Verde) di lepas pantai barat Afrika. Penemuan kawasan tak berpenghuni ini menjadi titik awal penting dalam Jalur Perdagangan Atlantik dan eksplorasi maritim Eropa ke belahan dunia selatan.

4. 1781 Dimulainya Pengepungan Yorktown.

Dalam Perang Kemerdekaan Amerika Serikat, pasukan gabungan Amerika dan Prancis yang dipimpin oleh Jenderal George Washington serta Comte de Rochambeau mulai mengepung pasukan Britania Raya di bawah pimpinan Lord Cornwallis di Yorktown, Virginia. Pengepungan ini menjadi pertempuran darat utama terakhir dalam perang tersebut yang berujung pada kemerdekaan Amerika Serikat.

Baca Juga: 7 Drakor Lama yang Wajib Ditonton Sekali Seumur Hidup, Ceritanya Masih Relate sampai Sekarang

5. 1821Deklarasi Kemerdekaan Kekaisaran Meksiko.

Meksiko secara resmi menandatangani Acta de Independencia del Imperio Mexicano (Naskah Deklarasi Kemerdekaan Kekaisaran Meksiko) pada 28 September 1821. Naskah ini menandai berakhirnya Perang Kemerdekaan Meksiko dan melepas wilayah tersebut dari penjajahan Kekaisaran Spanyol setelah lebih dari tiga abad.

6. 1895 Wafatnya Louis Pasteur, Pelopor Mikrobiologi.

Louis Pasteur, ilmuwan Prancis yang menemukan teknik pasterisasi dan mengembangkan vaksin untuk rabies serta antraks, meninggal dunia pada 28 September 1895. Penemuan ilmiahnya menyelamatkan puluhan juta jiwa dari penyakit menular dan meletakkan dasar bagi ilmu kedokteran modern. Penghormatan atas jasanya diabadikan melalui penetapan Hari Rabies Sedunia pada tanggal yang sama.

7. 1928 Alexander Fleming Menemukan Penisilin.

Pada 28 September 1928, ilmuwan asal Skotlandia, Sir Alexander Fleming, secara tidak sengaja menemukan sifat antibakteri pada jamur Penicillium notatum di laboratoriumnya di St. Mary's Hospital, London. Penemuan penisilin ini mengawali era antibiotik modern yang merevolusi dunia medis dalam pengobatan infeksi bakteri.

8. 1950 Indonesia Resmi Menjadi Anggota ke-60 PBB.

Hanya beberapa bulan setelah pengakuan kedaulatan, Republik Indonesia secara resmi diterima sebagai anggota ke-60 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 28 September 1950. Keputusan ini disahkan secara aklamasi dalam Sidang Majelis Umum PBB, menegaskan kedudukan Indonesia di mata internasional sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

Baca Juga: Menang Lotre Miliaran Won, Ini Pelajaran Finansial dari Drakor The Ordinary Jackpot

9. 1978 Meninggalnya Paus Yohanes Paulus I secara Mendadak.

Paus Yohanes Paulus I meninggal dunia secara mendadak akibat serangan jantung di Istana Apostolik, Vatikan, setelah hanya bertakhta selama 33 hari. Masa kepemimpinannya menjadi salah satu yang tersingkat dalam sejarah Gereja Katolik, yang kemudian memicu Konflaf untuk memilih Paus Yohanes Paulus II.

10. 2018 Gempa Bumi dan Tsunami Dahsyat Menerjang Palu dan Donggala.

Pada 28 September 2018, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 yang memicu tsunami dan fenomena likuifaksi melanda wilayah Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu dan Kabupaten Donggala. Bencana alam ini mengakibatkan ribuan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur yang sangat parah, menjadi salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di Indonesia pada abad ke-21. (cindy amelia putri).

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
kejadian tanggal Peristiwa