Tari Tak Hanya Soal Gerak, Ini Makna Rias dan Busana Tari

tim solobalapan • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 16:15 WIB
Gambaran rias busana yang berbeda setiap karakter tari(Doc. instagram @bajoesaputra)
Gambaran rias busana yang berbeda setiap karakter tari. 

 SOLOBALAPAN.COM-Ketika sebuah pertunjukan tari dimulai, perhatian penonton biasanya akan langung tertuju pada gerakan penari. Lenggak-lenggok tubuh,keluwesan gerak, ekspresi wajah, hingga pola lantai yang menjadi daya tarik pertunjukan yang indah.

Tari bukan kesenian yang biasa berdiri sendiri, pada sebuah pertunjukan . Sebuah pertunjukan tari merupakan perpaduan berbagai unsur yang saling melengkapi. Mulai dari Tata Rias Busana, Musik, Properti, tata panggung, hingga pencahayaan panggung memiliki peran penting dalan menghadirkan suatu pertunjukan yang utuh.

Diantara elemen-elemen tersebut, tata rias dan busana memiliki peran penting dalam suatu pertunjukan tari. Pada tari tradisi keindahan seorang penari tidak hanya terpancar dari geraknya saja, tetapi juga penataan riasan wajah, busana yang dikenakan, hingga penataan rambut dan aksesoris yang digunakan memiliki makna dan maksut dibuatnya sedemikian rupa.

Busana yang Memperkuat Karakter

Busana atau kostum tari tradisi maupun kontemporer dirancang untuk memperkuat karakter kepenarian yang ditarikan serta memperlihatkan Gambaran maksut dari tema tarian yang diambil. Warna, bentuk, motif, serta aksesoris yang digunakan dapat menggambarkan identitas budaya maupun karakter tokoh yang yang dibawakan.

Penggunaan busana pada tari pada setiap daerah memiliki perbedaan sesuai dengan adat budaya yang ada didaerah mereka masing-masing. Hal tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperlihatkan kekayaan budaya dan identitas daerah mereka, kain tradisional, selendang, ikat kepala, maupun motif-motif kain yang digunakan dalam busana sebuah pertunjukan tari.

Tata Rias Mengekspresikan Peran

Di atas panggung, ekspresi penari menjadi salah satu media untuk menyampaikan cerita. Karena itu, tata rias memiliki fungsi yang cukup penting. Riasan akan membantu penari mempertegas ekspresi dan karakter tokoh yang diperankan agar terlihat jelas di penonton. Contohnya untuk riasan wayang tokoh putri dan putra memiliki perbedaan mulai dari warna hingga ketegasan riasan wajah, atau pada tari kontemporer riasan akan lebih bebas sesuai dengan tema koreografi yang penari tersebut tarikan. Dengan demikian, wajah penari bukan hanya menjadi pelengkap penampilan, tetapi juga menjadi bagian dari Bahasa visual dalam sebuah tari. 

Penataan Rambut sesuai Karakter

Dalam tari tradisional, penataan rambut biasanya memiliki bentuk dan ciri khas yang disesuaikan dengan karakter serta latar belakang budaya tarian tersebut. Penataan rambut pada tari tradisional dapat ditata menjadi sanggul, kepang, atau bentuk tertentu yang kemudian dilengkapi dengan berbagai aksesoris tertentu seperti bunga, tusuk konde, ataupun mahkota menyesuaikan dengan tarian yang akan dipertunjukan. Penataan rambut juga harus mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan penari. Tatanan yang kurang pas atau mungkin terlalu berat dapat mengganggu konsentrasi penari ketika melakukan gerakan.(carrieolis ratu lathiifu)

Editor : Kabun Triyatno
carrieolis ratu rias busana Cerita tari pertunjukan