SOLOBALAPAN.COM-Dalam setiap pementasannya, Saleho Karya Budaya menghadirkan berbagai kesenian tradisional dengan karakter dan keunikan masing-masing. Beberapa di antaranya adalah Buto Gedruk, Topeng Ireng, Kuda Lumping/Jathilan Wiroyudho, dan Tari Warok. Setiap kesenian memiliki gerak, musik, kostum, serta karakter pertunjukan yang berbeda sehingga menciptakan pertunjukan yang dinamis dan menarik untuk disaksikan.
Pementasan biasanya menjadi semakin meriah dengan iringan musik tradisional serta permainan panggung yang menjadi daya tari para masyarakat membuat setiap penampilan dari grup ini akan selalu dipadati oleh masyarakat.
Para penari tampil menggunakan kostum yang mewah dan indah yang menjadi ciri khas yang menginspirasi para penggiat seni lain dan properti yang disesuaikan dengan karakter kesenian yang dibawakan. Gerakan yang energik, ekspresif, dan dilakukan secara berkelompok menjadi salah satu daya tarik utama pertunjukan Saleho Karya Budaya.
Baca Juga: Saleho, Ketika Kesenian Rakyat Menjadi Trend di Sosial Media
Keberadaan pementasan Saleho Karya Budaya membuktikan bahwa kesenian tradisional tidak hanya dapat dipertahankan melalui kegiatan pelestarian, tetapi juga melalui kreativitas dan pertunjukan yang mampu menarik perhatian masyarakat. Dengan terus mengadakan pementasan dan melibatkan berbagai kalangan, Saleho Karya Budaya dapat menjadi salah satu wadah penting dalam menjaga keberlanjutan seni dan budaya tradisional.
Saleho Karya Budaya pimpinan Abah Lala, selalu menghadirkan inovasi-inovasi dan kreasi baru dan diminati banyak penikmat kesenian dalam masayarakat. Inovasi-inovasi yang ditampilkan dari komunitas ini seperti Kostum yang dirancang sedemikian rupa dengan berbagai macamnya tampak mewah dan gemerlap.
Baca Juga: Komunitas Saleho dan 4 Kelompok Kesenian di Dalamnya
Pengaturan tatanan panggung dan lighting menyesuaikan dengan gerak para penari dan musik juga menjadi salah satu bagian yang ditunggu oleh para penonton.
Hal tersebut menjadikan para masyarakat akan berfikiran untuk mengundang komunitas Saleho ini dalam acara-acara yang akan mereka selenggarakan. Acara-acara daerah yang sering mengundang Saleho seperti untuk HUT Daerah, Merti Dusun, Festival Kebudayaan, dan acara-acara kesenian lainnya lain.
Pada bulan September ini, Saleho telah memiliki jadwal pementasan yang cukup padat dan berada di berbagai wilayah. Jadwal Hari ini Jum’at, 11 September 2026 berlokasi di Lapangan Desa Kaliangkrik, Kabupaten Magelang yang akan diisi oleh grup Nayi Bendolegi dan Saka Gentari.
Baca Juga: Mengenal Lala Atila, Sinden Muda yang Menjadi Ikon Saleh
Pada hari Sabtu, 12 September 2026 berlokasi di Alun-alun Kulon Progo, Yogyakarta yang akan ditampilkan adalah grup Nyai Bendolegi beserta Saka Gentari, begitu juga di hari yang sama, Sabtu, 12 September 2026 Saleho juga akan tampil di Alun-alun Lamongan dengan penampilan grup Topeng Ireng, Buto Gedruk, dan Jaranan Masal.
Lalu untuk jadwal terakhir yang sudah di sebarkan melalui media sosial adalah Hari Minggu, 13 September 2026 berlokasi di Lempuyangan, Candiroto, Temanggung yang akan diisi oleh penampilan dari tim Saka Gentari. (carrieolis ratu lathiifu)
Editor : Kabun Triyatno