SOLOBALAPAN.COM – Tanggal 30 Juli menjadi saksi berbagai peristiwa penting di dunia.
Mulai dari sejarah sepak bola, gerakan kepanduan, hingga lahirnya negara baru.
Pada tanggal ini pula, final pertama Piala Dunia FIFA digelar.
Juga Jambore Pramuka Dunia pertama berlangsung.
Baca Juga: On This Day: 11 Momen Penting Di Tanggal 29 Juli, Lahirnya NASA Sampai Hari Harimau Sedunia
Ini menandai dua tonggak penting dalam sejarah olahraga dan pendidikan kepanduan.
Selain itu, juga diperingati sebagai Hari Persahabatan Sedunia (International Day of Friendship) yang mengajak masyarakat mempererat hubungan antarsesama, sebagai bagian dari upaya membangun perdamaian.
1. Istana Katarina Dipersembahkan kepada Kaisar Wanita Rusia
Pada 30 Juli 1756, arsitek Italia Bartolomeo Rastrelli mempersembahkan Istana Katarina kepada Kaisar Wanita Elizabeth dari Rusia.
Istana yang terletak di Tsarskoye Selo itu dikenal sebagai salah satu mahakarya arsitektur bergaya Barok dan hingga kini menjadi destinasi wisata bersejarah di Rusia.
2. Jambore Dunia Pramuka Pertama Digelar
Tanggal 30 Juli 1920 menandai dimulainya Jambore Dunia Pramuka pertama yang berlangsung di London, Inggris.
Kegiatan tersebut diikuti ribuan anggota Pramuka dari berbagai negara dan menjadi awal tradisi jambore dunia yang masih terus diselenggarakan hingga sekarang.
3. Final Piala Dunia FIFA Pertama
Pada 30 Juli 1930, final pertama Piala Dunia FIFA digelar di Montevideo, Uruguay.
Tuan rumah Uruguay berhasil mengalahkan Argentina dengan skor 4-2 dan menjadi juara dunia pertama dalam sejarah sepak bola internasional.
Baca Juga: On This Day: 11 Hal Penting Di Tangga 28 Juli, Perang Dunia I Pecah Hingga Hari Hepatitis Sedunia
4. Inggris Menjuarai Piala Dunia
Tanggal 30 Juli 1966 menjadi hari bersejarah bagi Inggris setelah mengalahkan Jerman Barat 4-2 pada final Piala Dunia di Stadion Wembley.
Hingga kini, gelar tersebut masih menjadi satu-satunya trofi Piala Dunia yang pernah diraih tim nasional Inggris.
5. Vanuatu Meraih Kemerdekaan
Pada 30 Juli 1980, Vanuatu resmi memperoleh kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Inggris dan Prancis.
Sejak saat itu, tanggal 30 Juli diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Vanuatu melalui berbagai upacara dan perayaan nasional.
6. Serangan di Qana saat Perang Lebanon
Pada 30 Juli 2006, serangan udara Israel menghantam sebuah bangunan di dekat Desa Qana, Lebanon Selatan.
Peristiwa yang terjadi dalam konflik Israel–Hizbullah tersebut menewaskan puluhan warga sipil, termasuk anak-anak, dan memicu kecaman dari berbagai negara serta organisasi internasional.
Baca Juga: On This Day: 10 Momentum Penting Pada 27 Juli, Ada Kudatuli Hingga Penemuan Insulin
7. Siaran Televisi Analog Berakhir di Medan dan Sekitarnya
Pada 30 Juli 2023, siaran televisi analog di wilayah Medan dan sekitarnya resmi dihentikan sebagai bagian dari program migrasi nasional menuju siaran televisi digital.
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi penyiaran di Indonesia untuk meningkatkan kualitas siaran dan efisiensi penggunaan spektrum frekuensi.
8. Hari Persahabatan Sedunia
Setiap tanggal 30 Juli, dunia memperingati Hari Persahabatan Sedunia (International Day of Friendship).
Peringatan yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini bertujuan mendorong persahabatan antarindividu, komunitas, dan negara sebagai sarana membangun perdamaian, saling menghormati, dan kerja sama.
9. Fatin Shidqia dan Paul Anka Lahir
Tanggal 30 Juli menjadi hari kelahiran sejumlah tokoh, termasuk penyanyi Indonesia Fatin Shidqia yang dikenal sebagai juara X Factor Indonesia musim pertama.
Pada tanggal yang sama lahir pula penyanyi asal Kanada Paul Anka, aktris peraih Oscar Hilary Swank, serta Sultan Pahang Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, Yang di-Pertuan Agong ke-16 Malaysia.
10. Mengenang Eko Maulana Ali
Tanggal ini juga menjadi hari wafat Eko Maulana Ali, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung periode 2007–2013.
Selain itu, dunia animasi mengenang Thea White, pengisi suara Muriel Bagge dalam serial Courage the Cowardly Dog, yang wafat pada 30 Juli 2021.
11. Dipa Nusantara Aidit Lahir
Pada 30 Juli 1923 lahir Dipa Nusantara Aidit (D.N. Aidit), tokoh yang kemudian dikenal sebagai pemimpin Partai Komunis Indonesia (PKI).
Ia menjadi salah satu figur penting dalam sejarah politik Indonesia pada pertengahan abad ke-20.
Namanya kerap dikaitkan dengan dinamika politik menjelang peristiwa 1965, sehingga tetap menjadi bagian dari catatan sejarah nasional. (rastri rafiarum)
Editor : Ferry Ardi Susanto