Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Karya Kraket Budi Setiawan Curi Perhatian di BMB #111, Musik Karawitan Eksperimental Ini Bikin Penonton Terpukau

tim solobalapan • Senin, 25 Mei 2026 | 14:14 WIB
Penampilan Karya Kraket Oleh Budi Setiawan di Panggung Bukan Musik Biasa #111. (DOK: Senda)
Penampilan Karya Kraket Oleh Budi Setiawan di Panggung Bukan Musik Biasa #111. (DOK: Senda)

SOLOBALAPAN.COM - Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar pada Rabu (20/5/2026) lalu dengan menghadirkan berbagai pertunjukan musik yang menampilkan eksplorasi bunyi dan kreativitas para seniman muda.

Pada seri ke-111 kali ini, salah satu karya yang berhasil menarik perhatian penonton adalah Karya Kraket, sebuah komposisi musik ciptaan Budi Setiawan, seniman muda lulusan Jurusan Karawitan ISI Surakarta asal Karanganyar.

Dalam penampilannya, Karya Kraket menghadirkan sajian musikal yang memadukan unsur tradisi dengan eksplorasi artistik yang segar.

Budi Setiawan mengangkat inspirasi dari wiled genderan Debyang Debyung gaya Martopangrawit, salah satu pola musikal dalam tradisi karawitan Jawa yang dikenal memiliki tingkat kerumitan dan virtuoritas tinggi. 

Inspirasi tersebut kemudian diolah dan dituangkan ke dalam media instrumen gambang sehingga menghasilkan karakter bunyi yang khas dan berbeda.

Menurut Budi, ketertarikannya terhadap Debyang Debyung muncul dari kekayaan teknik permainan dan dinamika musikal yang terdapat di dalamnya.

Ia melihat adanya potensi besar untuk mengembangkan pola tersebut menjadi sebuah karya baru tanpa menghilangkan esensi tradisinya.

Baca Juga: Dua Pengedar Sabu Diciduk di Basement Hotel Solo, Sempat Kabur dan Buang Barang Bukti

“Dalam satu baris genderan Debyang Debyung gaya Martopangrawit ini saya mendapatkan inspirasi karena tingkat virtuoritasnya yang tinggi,” ujar Budi Setiawan.

Melalui Karya Kraket, Budi mencoba menghadirkan interpretasi baru terhadap tradisi karawitan dengan pendekatan yang lebih eksperimental.

Permainan gambang yang dominan menciptakan nuansa ritmis yang dinamis sekaligus menghadirkan detail-detail musikal yang kompleks.

Penonton dibuat larut dalam alur komposisi yang terus berkembang, mulai dari bagian yang tenang hingga dinamika permainan yang intens.

Penampilan karya ini pun mendapat respons positif dari penonton yang hadir dalam Event BMB #111.

Tidak sedikit penikmat musik yang mengapresiasi keberanian Budi dalam mengolah idiom tradisi menjadi bentuk pertunjukan yang lebih kontemporer namun tetap berpijak pada akar budaya Jawa.

Baca Juga: Sabrina Chairunnisa Jalani Program Bekukan Sel Telur di Usia 33 Tahun, Begini Reaksi Deddy Corbuzier

Event Bukan Musik Biasa sendiri selama ini dikenal sebagai ruang alternatif bagi para seniman untuk menampilkan karya-karya eksperimental dan lintas pendekatan musikal. 

Karya Kraket dalam BMB seri ke-111 menjadi salah satu contoh bagaimana generasi muda karawitan terus berupaya menjaga keberlangsungan tradisi melalui inovasi dan pembacaan baru terhadap warisan musikal Nusantara.

Lewat karya tersebut, Budi Setiawan tidak hanya menampilkan kemampuan teknis dalam mengolah komposisi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana musik tradisi dapat terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Karya Kraket menjadi cermin bahwa eksplorasi terhadap karawitan masih memiliki ruang yang luas untuk terus tumbuh, sekaligus menjangkau audiens yang lebih beragam di masa kini. (sen)

Editor : Laila Zakiya
#BMB #komposer #karawitan #musik