SOLOBALAPAN.COM – Pada Mei 2022 lalu, para peneliti di China dikagetkan dengan penemuan sinkhole (lubang runtuhan) terdalam dan terluas di daerah Chongqing.
Lubang raksasa yang dikenal sebagai Xiaozhai Tiankeng atau Lubang Surgawi ini memicu spekulasi konspirasi terkait teori Bumi Berongga (Hollow Earth).
Bersumber dari Livescience, kedalaman sinkhole ini mencapai 662 meter, dengan lebar 537 meter. Ukuran yang sangat besar untuk ukuran sinkhole biasa.
Ekosistem Terkunci dan Spesies Langka
Dilansir dari BBC, yang paling mengejutkan dari Xiaozhai Tiankeng adalah di kedalaman sana terdapat hutan tropis tersembunyi yang kaya akan ekosistem unik.
Kelembapan yang tinggi dan suhu yang stabil menciptakan iklim kantong yang tidak ada duanya di dataran tinggi sekitarnya.
Keanekaragaman Hayati: Para ahli biologi telah menghitung 1.285 spesies tumbuhan dan hewan di rumah kaca alami ini, termasuk salamander raksasa Tiongkok dan macan dahan yang sulit ditemukan (populasi liar diperkirakan kurang dari 10.000).
Konspirasi: Tanaman dari Peradaban Bawah Bumi
Baca Juga: Puisi Bicara Keadilan: Menggali Makna Dongeng Marsinah Karya Sapardi Djoko Damono
Umur sinkhole ini diperkirakan telah mencapai 128.000 tahun. Fakta ini, bersama dengan adanya ekosistem tersembunyi, dihubungkan oleh para konspirator dengan teori Bumi Kopong (Hollow Earth).
Para konspirator meyakini bahwa tanaman dan hewan langka yang berada di dalam lubang itu merupakan tanaman dari zaman dahulu ketika makhluk di bawah Bumi masih menyatu dengan kita, yang berada di permukaan.
Keberadaan Lubang Surgawi ini diyakini sebagai salah satu pintu atau celah menuju peradaban di dalam Bumi. (mg1/dam)
Editor : Damianus Bram