Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ajarkan Tari Anak: Ajak Cintai Seni Sejak Dini

L
Penulis: Laila Zakiya❯
Anak-anak usia 7-10 tahun pentaskan Tari Payung. (Instagram: @padodo)
Anak-anak usia 7-10 tahun pentaskan Tari Payung. (Instagram: @padodo)

Advertisement

 

SOLOBALAPAN.COM - Upaya pelestarian seni budaya terus dilakukan berbagai kalangan, salah satunya melalui pengenalan tari kepada anak-anak sejak usia dini.

Langkah ini dinilai penting untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya sekaligus menjaga keberlangsungan warisan leluhur di tengah arus modernisasi.

Advertisement

Mengajarkan tari kepada anak-anak bukan hanya soal melatih gerak tubuh, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Setiap gerakan dalam tarian tradisional umumnya memiliki makna filosofis yang dapat menjadi sarana pembelajaran karakter bagi anak.

Sejumlah sanggar seni di berbagai daerah mulai aktif membuka kelas tari khusus anak-anak.

Advertisement

Kegiatan ini mendapat respons positif dari orang tua yang ingin mengenalkan seni kepada anak sejak dini, sekaligus sebagai alternatif kegiatan yang edukatif.

Selain itu, pembelajaran tari juga dinilai mampu membantu perkembangan motorik anak.

Gerakan yang terstruktur melatih koordinasi tubuh, keseimbangan, serta kelenturan, yang bermanfaat bagi tumbuh kembang mereka.

Tari Sepur Othok oleh siswi Kelas Anak Sanggar Greget Semarang. (DOK: Instagram @gregetsmg)
Tari Sepur Othok oleh siswi Kelas Anak Sanggar Greget Semarang. (DOK: Instagram @gregetsmg)

Tidak hanya aspek fisik, tari juga berperan dalam meningkatkan kepercayaan diri anak.

Advertisement
Editor : Laila Zakiya
Sumber : Solo Balapan

Artikel Terkait

Cap Tangan di Gua Indonesia Ini Berusia 67.800 Tahun, Ternyata Salah Satu Karya Seni Tertua di Dunia

Cap Tangan di Gua Indonesia Ini Berusia 67.800 Tahun, Ternyata Salah Satu Karya Seni Tertua di Dunia

Cap tangan di Liang Metanduno, Sulawesi Tenggara, terbukti berusia minimal 67.800 tahun. Temuan seni cadas tertua di dunia ini memperkuat bukti jejak peradaban purba serta migrasi manusia modern di Nusantara.

Tari Bondan Payung: Tari Klasik Jawa yang Merepresentasikan Kasih Sayang Seorang Ibu

Tari Bondan Payung: Tari Klasik Jawa yang Merepresentasikan Kasih Sayang Seorang Ibu

Tari Bondan Payung merupakan tari yang merepresentasikan kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya serta kesiapan seorang perempuan menjadi seorang ibu rumah tangga, Tari Bondan Payung memiliki tiga properti yang unik.

Kejutan di Tengah Hutan! Seniman Denmark Sulap 25 Ton Kayu Bekas Jadi Troll Raksasa Tersembunyi

Kejutan di Tengah Hutan! Seniman Denmark Sulap 25 Ton Kayu Bekas Jadi Troll Raksasa Tersembunyi

Patung troll raksasa buatan Thomas Dambo tak hanya berukuran besar, tetapi juga dibuat dari barang bekas dan sengaja disembunyikan di tengah alam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer