SOLOBALAPAN.COM - Solo Raya dikenal dengan berbagai umbul yang akhirnya menjadi salah satu destinasi wisata air.
Kepopuleran wisata air tersebutlah yang dapat menyejahterakan perekonomian masyarakat setempat sekitar umbul.
Apalagi memasuki bulan ramadhan, di mana terdapat tradisi padusan di umbul yang merupakan tradisi untuk membersihkan diri sebelum melaksanakan ibadah puasa.
Meskipun tradisi ini tidak dilakukan oleh semua orang atau hanya orang tertentu saja yang meyakininya.
Biasanya tempat-tempat pemandian seperti umbul maupun kolam renang di Kabupaten Klaten ramai dikunjungi masyarakat untuk melaksanakan padusan.
Alasan pemilihan umbul sebagai tempat padusan dikarenakan airnya yang langsung berasal dari mata air, sehingga masih asri terjaga keasliannya.
Mulai anak muda sampai kalangan orang dewasa menjadikan umbul sebagai tempat yang cocok untuk berendam.
Sementara anak-anak atau keluarga, menjadikan kolam renang ini sebagai tempat untuk padusan.
Orang-orang berbondong-bondong datang untuk berenang. Mengingat bulan ramadhan tahun 2024 sebentar lagi akan tiba, sehingga membuat masyarakat berkunjung ke padusan.
Biasanya puncak keramaian padusan terjadi pada satu sampai dua minggu sebelum ramadan.
Orang-orang setempat meyakini padusan seolah seperti tradisi budaya yang wajib dilestarikan.
Di Klaten sendiri, terdapat banyak umbul dan kolam renang. Sehingga membuat masyarakat bebas mau melakukan padusan di lokasi mana saja.
Spot dan suasana yang ditawarkan oleh umbul dan kolam renang yang ada di Klaten juga berbeda.
Dan yang lebih menariknya, salah satu umbul di Klaten, biasanya menjadi lokasi pelaksanaan event tahunan tradisi padusan dengan menghadirkan tokoh-tokoh penting.
Padusan dilakukan layaknya berenang atau lebih tepatnya dengan cara berendam, dengan tujuan menyucikan diri serta membersihkan jiwa dan raga menyambut bulan suci ramadhan. (Mg12/nda)