SOLOBALAPAN.COM – Jennifer Hepler menjadi salah satu sosok penting di balik arah cerita Diablo 5. Veteran BioWare tersebut dipercaya sebagai Narrative Director untuk seri terbaru Blizzard, membawa pengalaman panjangnya menggarap RPG berbasis karakter, termasuk keterlibatannya dalam seri Dragon Age.
Blizzard mengumumkan Diablo 5 dalam rangkaian BlizzCon 2026 dengan target peluncuran pada Spring 2029. Game ini mengambil latar sekitar satu abad setelah peristiwa Diablo 4, ketika Sanctuary berada dalam kondisi yang jauh lebih buruk setelah Diablo berhasil menguasai dunia.
Kondisi tersebut menjadi dasar baru bagi cerita Diablo 5. Sanctuary tidak lagi sekadar menjadi latar konflik antara manusia dan kekuatan neraka, tetapi digambarkan sebagai dunia yang telah jatuh. Tantangan naratifnya adalah menghadirkan situasi yang gelap sekaligus membuat pemain memiliki alasan untuk mempertahankan Sanctuary.
Baca Juga: PUBG Mobile 4.6 Bawa Perubahan Besar, Mode Vampir hingga Kendaraan Baru
Bagi Hepler, proyek ini menjadi kelanjutan dari rekam jejaknya di BioWare. Ia bekerja selama sekitar delapan tahun sebagai senior writer dan terlibat dalam Dragon Age: Origins, Dragon Age II, Dragon Age: Inquisition, serta Star Wars: The Old Republic.
Pengalaman tersebut juga mencakup karakter Anders. Dalam wawancara resmi BioWare, Hepler menyebut dirinya menulis Anders, Sebastian, Bethany, serta sebagian besar alur Mage-Templar untuk Dragon Age II. Anders sendiri sebelumnya hadir dalam Dragon Age: Origins – Awakening sebelum kembali sebagai companion di Dragon Age II.
Latar belakang tersebut relevan dengan pendekatan yang ingin dibawa Diablo 5. Game ini disebut mencoba memperkuat unsur role-playing melalui pendekatan naratif dan sejumlah elemen yang lebih dekat dengan RPG tradisional. Sistem caravan juga menjadi bagian dari konsep baru yang diperkenalkan untuk memperluas pengalaman perjalanan di Sanctuary.
Baca Juga: VALORANT Patch 13.05 Dirilis, Usung Pick’Ems Champions Shanghai dan Penalti Stream Sniping
Perubahan lain hadir pada karakter utama. Pemain tidak lagi berperan sebagai Wanderer seperti pada Diablo 4, melainkan Heir of Westmarch, seorang buronan yang dikejar pasukan neraka. Karakter tersebut memiliki hubungan unik dengan Diablo yang akan dijelaskan secara bertahap sepanjang cerita.
Ikatan tersebut menjadi salah satu pusat konflik Diablo 5. Hubungan dengan Lord of Terror memberikan Heir of Westmarch wawasan tertentu mengenai Diablo, tetapi sekaligus membuatnya rentan terhadap pengaruh sang iblis. Cerita akan mengeksplorasi apakah pemain dapat melawan pengaruh tersebut atau memanfaatkan kekuatan Diablo untuk menghadapi ancaman yang ada.
Dengan pengalaman Hepler di BioWare dan Dragon Age, Diablo 5 memiliki pendekatan naratif yang berbeda dari sekadar memperkenalkan ancaman baru di Sanctuary. Namun, sejauh ini Blizzard masih menyimpan banyak detail cerita hingga mendekati jadwal peluncuran Spring 2029. (monique millania s)
Editor : Kabun Triyatno