SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Absennya bintang voli tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, dari skuad Timnas Voli Putri Indonesia demi fokus pada pemulihan kesehatan dan karier profesionalnya mendapat respons langsung dari jajaran kepelatihan.
Menghadapi situasi ini, pelatih kepala Marcos Sugiyama memilih menyikapinya dengan tenang dan optimistis.
Arsitek asal Jepang tersebut menegaskan bahwa tim kepelatihan telah bergerak cepat dengan menyiapkan sejumlah nama pemain muda potensial sebagai suksesor posisi yang ditinggalkan oleh pevoli berjuluk Megatron tersebut.
Gendhis dan Kadek Diva Masuk Proyeksi Timnas
Saat ditemui di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, pada Jumat (15/5/2026) malam, Marcos Sugiyama membeberkan dua nama kandidat kuat pengganti Megawati, yaitu Azzahra "Gendhis" Dwi Febyane dan Kadek Diva.
Baca Juga: Megawati Segera Gabung Hyundai Hillstate Akhir Juni, Kondisi Lutut Dipastikan Aman
Keputusan memanggil kedua pemain ini bukan tanpa alasan.
Marcos menyebut keduanya sudah memiliki ikatan emosional dan pengalaman internasional saat bahu-membahu membela Indonesia di ajang World Championships U-21 sebelumnya.
“Ini adalah hal yang harus dilakukan oleh tim nasional. Saya pikir kita punya banyak peluang untuk menunjukkan kepada mereka (kemampuan pemain muda). Mereka sangat baik dalam latihan, dan kami memberi mereka satu lagi kesempatan untuk bergabung dan berjuang mendapatkan posisi,” ujar Marcos Sugiyama.
Dukungan serupa juga mengalir dari kapten Timnas Voli Putri Indonesia, Mediol Stiovanny Yoku.
Pemain yang akrab disapa Medio ini sangat menghargai keputusan koleganya yang memilih rehat sejenak demi kebaikan jangka panjang.
“Nggak apa-apa. Mungkin ke depannya kalau sudah sembuh total (Megawati) bisa bergabung lagi,” tutur Medio bijak.
Jordan Wilson Siap Duet dan Bangun Chemistry di Korea
Di sisi lain, perkembangan karier Megawati di kompetisi Liga Voli Korea (V-League 2026) juga memantik kabar menarik.
Rekrutan anyar juara bertahan Hyundai Engineering & Construction Hillstate, Jordan Wilson, menyatakan ketidaksabarannya untuk segera berduet dan membangun chemistry dengan Megawati.
Pemain asing asal Amerika Serikat yang terpilih melalui proses draft di Praha pada Minggu (10/5) lalu itu mengaku memiliki kepribadian yang supel dan terbuka, sehingga yakin proses adaptasinya di dalam tim akan berjalan mulus.
“Saya bukan tipe orang yang menghindari orang lain atau sulit bergaul. Saya cenderung jujur dan terbuka. Saya biasanya menyambut orang dengan hangat, dan saya berharap Megawati bisa menyukai hal itu,” kata Wilson seperti dikutip dari KBS News.
Target Juara Bersama Hyundai Hillstate
Bergabungnya Wilson ke Hyundai Hillstate merupakan opsi strategis yang diambil pelatih Kang Sung-hyung setelah bidikan utamanya, Vanja Bukilic, justru resmi dicaplok oleh mantan klub Megawati, JungKwanJang Red Sparks.
Meski gagal menduetkan kembali chemistry Megawati-Bukilic, Coach Kang tetap menaruh harapan tinggi pada kombinasi baru ini.
“Saya percaya Wilson akan bermain baik. Jika Megawati dan Wilson bergabung (di lapangan), kesempatan kami untuk mempertahankan gelar juara akan terbuka lebar,” ucap Coach Kang optimistis menatap musim baru.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo