SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Final Four Proliga 2026 yang digelar di Solo bukan sekadar lanjutan seri kompetisi. Lebih dari itu, fase ini menjadi titik krusial yang mulai mengerucutkan arah perebutan gelar juara.
Wakil Ketua Proliga, Reginald Nerwan, menegaskan bahwa seri Solo memiliki bobot yang jauh lebih menentukan dibanding sekadar statusnya sebagai seri kedua.
“Solo ini memang seri kedua, tapi bukan berarti tidak menarik. Justru ini jadi rangkaian penting setelah Surabaya dan sebelum Semarang,” ujarnya dalam konferensi pers di Hotel Ibis Styles Solo, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Kini Ajak Damai Rachel Vennya, Sejak Kapan Okin alias Niko Al Hakim Tak Nafkahi 2 Anaknya?
Atmosfer kompetisi dipastikan makin panas. Pasalnya, setiap poin di fase Final Four menjadi penentu langsung langkah tim menuju grand final.
Musim ini, Proliga juga menghadirkan skema apresiasi tambahan bagi tim yang mampu finis di peringkat pertama, baik di fase reguler maupun Final Four. Insentif berupa uang pembinaan disiapkan sebagai penghargaan atas konsistensi performa.
Format kompetisi yang digunakan pun tak memberi ruang untuk lengah. Sistem full kompetisi membuat setiap tim harus saling berhadapan dua kali, sehingga setiap laga bernilai krusial.
“Setengah kompetisi digelar di Surabaya dan Solo, sisanya di Semarang,” jelas Reginald.
Khusus di Solo, pertandingan akan berlangsung dalam dua hari dengan dua laga setiap harinya. Partai putra dijadwalkan pukul 16.00 WIB dan 19.00 WIB, mengikuti dinamika minat penonton yang terus berkembang.
Baca Juga: Semua Pembalap Targetkan Marc Marquez di MotoGP 2026, Aprilia 'Ramal' Ancaman dari Ducati
Menariknya, tren penonton kini mulai bergeser. Sektor putri yang sebelumnya kerap berada di bawah bayang-bayang, kini justru mencuri perhatian lebih besar dan memengaruhi penjadwalan pertandingan.
Dari sisi siaran, Proliga kembali bekerja sama dengan Emtek Group melalui platform Vidio dan Moji untuk menyiarkan seluruh pertandingan secara langsung ke publik nasional.
Laga pembuka di Solo langsung menghadirkan duel panas. Jakarta LavAni Livin’ Transmedia akan berhadapan dengan Jakarta Bhayangkara Presisi dalam laga yang berpotensi menentukan juara putaran pertama sektor putra. Kedua tim sama-sama tampil sempurna di seri Surabaya.
Sementara di sektor putri, tensi tinggi juga tak terhindarkan. Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia akan menantang Jakarta Pertamina Enduro dalam duel perebutan puncak klasemen sementara.
Menurut Reginald, Solo bukan hanya panggung pertandingan, tetapi juga arena ujian mental bagi seluruh tim.
Baca Juga: Berapa Umur Alyssa Cordes? Viral Disebut Jadi Pacar Baru Baskara Mahendra usai Kepergok Jalan Berdua
“Di Solo, mental juara diuji. Tekanannya besar karena antusiasme penonton sangat tinggi. Poin di sini sangat menentukan siapa yang layak ke final di Yogyakarta,” tegasnya.
Dengan jadwal padat, format ketat, dan tekanan tinggi, seri Solo diprediksi menjadi titik balik paling menentukan dalam perjalanan menuju gelar juara Proliga 2026. (hj/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto