SOLOBALAPAN, GUNUNGKIDUL - Dunia balap motor internasional dikejutkan oleh performa gemilang pebalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama.
Remaja asal Gunungkidul ini resmi mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama yang berhasil menembus podium di ajang Moto3 Brasil 2026.
Bertempat di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, pada Minggu (22/3/2026), Veda menunjukkan mental baja dengan mengunci posisi ketiga melalui aksi overtake dramatis di lap terakhir.
Dari Lintasan Pasar Hewan ke Panggung Dunia
Kesuksesan Veda tidak datang dalam semalam. Pebalap kelahiran 23 November 2008 ini sudah akrab dengan aspal sejak usia empat tahun.
Bakat besarnya ditempa langsung oleh sang ayah, Sudarmono, yang merupakan mantan pebalap nasional.
Menariknya, sebelum mencicipi sirkuit elite Eropa dan Amerika, Veda rutin berlatih di area parkir Pasar Hewan Siyono Harjo, Playen, Gunungkidul.
Di lintasan sederhana itulah, teknik balap Veda diasah sejak tahun 2016.
Mulai dari ajang motocross, Mini GP, hingga akhirnya bergabung dengan Astra Honda Motor, Veda terus menunjukkan grafik meningkat.
Puncaknya, ia memecahkan rekor poin tertinggi sepanjang sejarah Asia Talent Cup (ATC) pada 2023 dengan koleksi 256 poin dan sembilan kemenangan dalam satu musim.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Aura Farming Warnai Kemenangan Red Bull Rookies Cup
Drama Red Flag di Sirkuit Ayrton Senna
Podium bersejarah di Moto3 Brasil 2026 diraih Veda melalui perjuangan yang sangat emosional. Memulai balapan dari posisi keempat, Veda sempat melorot ke urutan sembilan akibat kendala pada ban belakang.
Namun, dewi fortuna berpihak saat balapan dihentikan sementara (red flag) akibat insiden pebalap Scott Ogden.
Saat balapan dimulai kembali (restart) dengan format lima lap, Veda yang start dari posisi ke-10 tampil lebih tenang dan taktis.
Perlahan tapi pasti, ia merangsek ke barisan depan. Momen krusial terjadi di lap penentu saat ia sukses menyalip Alvaro Carpe untuk mengamankan tempat ketiga.
"Rasanya luar biasa, saya masih tidak percaya bisa finis di posisi tiga besar pada Grand Prix kedua saya," ujar Veda dengan penuh haru usai balapan.
Statistik Karier Veda Ega Pratama
| Tahun | Ajang Kompetisi | Prestasi / Catatan Utama |
| 2021 | Asia Talent Cup (ATC) | Peringkat 8 Klasemen Akhir (Debut) |
| 2023 | Asia Talent Cup (ATC) | Juara Umum (Rekor 256 Poin & 9 Kemenangan) |
| 2024 | Red Bull Rookies Cup | Podium 3 di Race 2 Austria |
| 2025 | Red Bull Rookies Cup | Juara Race 1 Mugello, Italia |
| 2026 | Moto3 World Championship | Podium 3 Moto3 Brasil (Sejarah Baru Indonesia) |
Biodata Singkat Veda Ega Pratama
Berikut adalah profil singkat sang "Bocah Ajaib" dari Gunungkidul:
-
Nama Lengkap: Veda Ega Pratama
-
Tempat, Tanggal Lahir: Gunungkidul, 23 November 2008
-
Usia: 17 Tahun
-
Asal: Wonosari, Gunungkidul, DIY
-
Orang Tua: Sudarmono (Ayah/Pelatih)
-
Tim: Red Bull KTM Ajo (Moto3)
-
Agama: Islam
Pencapaian ini menjadi kado indah bagi dunia otomotif tanah air.
Veda tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia dan keluarga yang setia mendukungnya dari jauh.
Dengan usia yang masih sangat muda, jalan Veda menuju kelas utama MotoGP kini terbuka semakin lebar. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo