SOLOBALAPAN.COM - Musim baru MotoGP 2026 resmi diumumkan oleh Dorna Sports dengan total 22 seri balapan yang siap digelar sepanjang Februari hingga November mendatang.
Namun di tengah euforia para penggemar balap motor dunia, kabar kurang menyenangkan datang dari sang juara dunia 2025, Marc Marquez, yang masih harus fokus pada proses pemulihan cedera serius yang ia alami di Mandalika tahun lalu.
Cedera di Mandalika Jadi Titik Balik
Marc Marquez mengalami insiden berat dalam balapan Grand Prix Mandalika 2025 usai diseruduk Marco Bezzecchi.
Akibat kecelakaan itu, tulang selangka Marquez patah, dan ia harus menjalani operasi besar yang membuatnya absen di empat seri terakhir musim lalu — Australia, Malaysia, Portugal, dan Valencia.
Padahal, pembalap Spanyol berusia 32 tahun itu baru saja memastikan gelar juara dunia ketujuhnya di kelas premier pada seri Jepang, sebelum nasib apes menimpanya di Indonesia.
Kini, ia masih menjalani pemulihan panjang dan diperkirakan baru bisa kembali ke lintasan penuh pada awal musim 2026, tergantung progres kesehatannya.
Gigi Dall’Igna Akui Rencana Ducati Terganggu
Cedera Marquez tidak hanya berdampak pada karier pribadinya, tetapi juga mengacaukan strategi Ducati untuk mengembangkan motor musim depan.
Gigi Dall’Igna, bos teknis Ducati, menyebut bahwa sebelum insiden Mandalika, tim sudah menyiapkan sejumlah inovasi untuk dites oleh Marquez di sisa empat seri terakhir.
“Sebelum kecelakaan itu, rencananya adalah berupaya mengembangkan sesuatu selama beberapa balapan terakhir di 2025. Namun ini kan tidak mungkin saat ini,” ujar Dall’Igna kepada MotoGP.com.
Menurutnya, cedera tersebut benar-benar bukan kesalahan Marquez, melainkan kecelakaan murni di tengah persaingan ketat.
Kini, Ducati terpaksa menyesuaikan program riset dengan mengandalkan pembalap lain hingga Marquez kembali pulih sepenuhnya.
Fokus Pemulihan Menjelang Tes Pramusim
Meski sudah memastikan gelar dunia, Marc Marquez memilih tidak terburu-buru kembali ke lintasan.
Ia dikabarkan sedang menjalani rehabilitasi intensif untuk memastikan kondisi fisiknya 100 persen sebelum tes pramusim MotoGP 2026.
Target realistisnya adalah kembali membalap penuh di awal musim, kemungkinan besar saat seri pembuka di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026.
Namun, jika proses pemulihan memerlukan waktu lebih lama, bukan tidak mungkin Marquez akan absen di satu atau dua seri pertama.
MotoGP 2026 Resmi Dirilis, GP Mandalika Jadi Seri ke-18
Sementara itu, Dorna Sports telah merilis jadwal resmi MotoGP 2026 pada Rabu (5/11).
Musim baru ini akan menampilkan 22 seri, dengan GP Brasil menggantikan GP Argentina sebagai tuan rumah baru.
Seri pembuka akan berlangsung di Buriram, Thailand (27 Februari–1 Maret), sementara seri penutup tetap di Valencia (20–22 November).
Untuk penggemar Indonesia, GP Mandalika tetap hadir sebagai seri ke-18, dijadwalkan pada 9–11 Oktober 2026.
Berikut jadwal lengkap MotoGP 2026:
* 27 Februari–1 Maret: GP Thailand
* 20–22 Maret: GP Brasil
* 27–29 Maret: GP Amerika Serikat
* 10–12 April: GP Qatar
* 24–26 April: GP Spanyol
* 08–10 Mei: GP Prancis
* 15–17 Mei: GP Katalunya
* 29–31 Mei: GP Italia
* 05–07 Juni: GP Hungaria
* 19–21 Juni: GP Ceko
* 26–28 Juni: GP Belanda
* 10–12 Juli: GP Jerman
* 07–09 Agustus: GP Inggris Raya
* 28–30 Agustus: GP Aragon
* 11–13 September: GP San Marino
* 18–20 September: GP Austria
* 02–04 Oktober: GP Jepang
* 09–11 Oktober: GP Indonesia (Mandalika)
* 23–25 Oktober: GP Australia
* 30 Oktober–1 November: GP Malaysia
* 13–15 November: GP Portugal
* 20–22 November: GP Valencia
Persaingan Baru di MotoGP 2026
Musim 2026 diprediksi akan menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam satu dekade terakhir.
Tiga musim terakhir menunjukkan tren juara yang selalu berganti — Francesco Bagnaia (2023), Jorge Martin (2024), dan Marc Marquez (2025).
Kini, Jorge Martin disebut sudah pulih total dan siap menantang kembali di musim depan, sementara Ducati berharap Marquez bisa kembali dengan performa terbaiknya.
Jika Marc benar-benar absen di awal musim, persaingan awal MotoGP 2026 bisa jadi milik Martin, Bagnaia, dan beberapa pembalap muda seperti Pedro Acosta yang tampil impresif di musim lalu. (lz)
Editor : Laila Zakiya