SOLOBALAPAN.COM – Dua pekan menjelang dimulainya Super League 2025-2026, PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau yang sebelumnya dikenal dengan I League, masih memiliki tunggakan kepada 18 klub peserta, termasuk Semen Padang.
Subsidi yang seharusnya dibayarkan oleh operator sebelum kompetisi Liga 1 musim lalu berakhir, hingga kini belum juga dilunasi.
CEO Semen Padang, Win Bernadino, mengungkapkan bahwa terdapat satu termin pembayaran yang belum dibayarkan, yaitu termin ke-12.
"Termin ke-12 belum dilunasi," ucap CEO Semen Padang, Win Bernadino, dikutip dari JawaPos.com, Sabtu (26/7/2025).
Ketika ditanya mengenai besaran tunggakan, Win mengungkapkan bahwa nilai tersebut cukup besar, mencapai sekitar Rp 1 miliar. "Yang harusnya cair di akhir Juni kemarin," lanjutnya.
Namun, utang dari PT LIB tidak hanya berupa subsidi. Menurut Win, ada juga tunggakan terkait pergantian PPN yang belum dibayar.
"Nilainya kurang lebih Rp 300 juta sampai akhir 2024 kemarin," paparnya. (dam)
Editor : Damianus Bram