SOLOBALAPAN.COM - MotoGP 2025 memasuki babak krusial dengan Grand Prix Belanda di Sirkuit TT Assen yang digelar akhir pekan ini.
Setelah duel sengit di Mugello, spotlight kini tertuju pada dua bersaudara: Marc Marquez dan Alex Marquez.
Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team datang ke Assen dengan kepercayaan diri tinggi.
Kemenangan di Brembo Grand Prix Italia menandai kemenangan ke-93 sepanjang kariernya dan mengokohkan dirinya di puncak klasemen dengan 270 poin.
Ia tampil dominan, mampu mengendalikan balapan dari tengah hingga akhir, bahkan saat mendapat tekanan ketat dari Pecco Bagnaia dan sang adik sendiri, Alex Marquez.
“Di awal balapan, saya berusaha mengatur ketahanan ban agar pemakaian bisa bertahan lebih lama. Ketika Alex memimpin, saya tahu inilah saatnya untuk mulai memacu lebih keras, karena ia punya kecepatan yang sangat kuat,” ujar Marc Márquez.
Sementara itu, Alex Marquez harus menghadapi PR besar.
Meski tampil konsisten dan kembali naik podium di Mugello dengan posisi kedua, selisih 40 poin dari Marc membuktikan persaingan masih berat.
Alex kini duduk di peringkat dua klasemen sementara dengan 230 poin.
“Hari ini adalah versi saya yang hampir sempurna,” ujar Alex seusai balapan.
“Motor merah (Ducati) memang sulit dikalahkan, dan kami hanya bisa menyelesaikan setengah dari misi kami.”
Dengan jadwal padat dan trek teknikal Assen sebagai tantangan berikutnya, Alex mengakui bahwa satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal.
Ia harus tampil sempurna jika ingin memangkas jarak poin dan menjaga peluang juara tetap hidup.
“Sirkuit ini seharusnya bisa menjadi lintasan yang bagus untuk merebut kembali beberapa poin dari Marc,” lanjut Alex.
“Tetapi ia tampil lebih baik dari yang saya perkirakan, dan kami harus menerima itu.”
Di sisi lain, dominasi Ducati tak terbantahkan.
Empat besar di Mugello sepenuhnya dikuasai motor pabrikan Italia ini.
Ducati Lenovo memimpin klasemen tim dengan 430 poin dan mendominasi klasemen konstruktor dengan 319 poin.
Luigi Dall’Igna selaku General Manager Ducati Corse bahkan menyebut hasil ini sebagai hadiah istimewa untuk para Ducatisti.
“Selamat kepada Marc atas kemenangan fantastis ini, yang didedikasikan untuk semua Ducatisti,” ujar Dall’Igna.
Dengan jadwal balapan yang beruntun, Alex Marquez harus menjaga momentum agar tak kehilangan posisi klasemen.
MotoGP Belanda bisa jadi titik balik—atau titik kritis—bagi ambisinya menyamai atau bahkan melewati sang kakak. (lz)
Editor : Laila Zakiya