Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Bursa Transfer Panas! Persijap Jepara Goda Diarra, Persebaya Terancam Gagal Dapatkan Gelandang Rp5,65 M Berdarah Prancis

Damianus Bram • Selasa, 10 Juni 2025 | 19:34 WIB
Boubakary Diarra jadi komoditas panas antara Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara.
Boubakary Diarra jadi komoditas panas antara Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara.

SOLOBALAPAN.COM — Persijap Jepara melakukan manuver mengejutkan di bursa transfer jelang musim baru Liga 1.

Tim promosi asal Jepara itu dilaporkan tengah menelikung Persebaya Surabaya untuk memboyong Boubakary Diarra, gelandang bertahan berdarah Prancis-Mali.

Diarra saat ini berstatus bebas transfer setelah kontraknya habis, dengan nilai pasar yang mencapai Rp5,65 miliar.

Ia menjadi salah satu nama panas di bursa transfer karena bisa direkrut tanpa biaya pembelian.

Rumor kedekatan Persijap dengan Diarra pertama kali mencuat lewat unggahan akun fanbase @sepakbola.jepara pada Jumat (6/6/2025).

“Rumor Boubakary Diarra to Persijap,” tulis akun tersebut, yang langsung diserbu komentar dari pecinta sepak bola nasional.

Sebelumnya, Diarra sangat santer dikaitkan dengan Persebaya Surabaya, mengingat Green Force tengah krisis gelandang tengah usai melepas Gilson Costa dan Mohammed Rashid.

Dalam laporan akun @serdadumerahputih_1945, disebutkan bahwa Diarra sedang didekati klub asal Jawa Timur.

"Gelandang box to box milik PSIS Semarang yaitu Boubakary Diarra dikabarkan sedang didekati tim asal Jawa Timur," tulis mereka pada Jumat (4/4/2025).

Banyak pihak mengindikasikan klub yang dimaksud adalah Persebaya, yang sejak lama memantau Diarra sejak bermain untuk PSIS Semarang.

Namun situasi berubah drastis ketika Persijap masuk dalam radar persaingan. Langkah agresif klub promosi ini mempertegas ambisinya untuk bersaing serius di Liga 1.

Persijap tampaknya punya keunggulan momentum setelah sukses promosi ke kasta tertinggi.

Sementara itu, Persebaya masih meraba komposisi ideal lini tengah, dan kini juga dikaitkan dengan nama Pablo Ganet, gelandang asal Guinea Khatulistiwa.

“RUMOURS! Gelandang berkebangsaan Guinea Khatulistiwa, Pablo Ganet (30th) dikaitkan dengan Persebaya Surabaya,” tulis akun @bocahbolaid.

Pablo Ganet diketahui akan habis kontrak dengan Merida AD pada 30 Juni 2025, sehingga Persebaya harus cepat menentukan prioritas.

Jika fokus Persebaya terbagi ke dua target, maka peluang Persijap untuk mengamankan Diarra bisa semakin terbuka lebar.

Profil Boubakary Diarra

Baca Juga: Prediksi Jepang vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Rotasi Jadi Senjata Rahasia Indonesia Hadapi Jepang di Osaka

Diarra memiliki tinggi 1,87 meter dan pengalaman bermain di berbagai liga Eropa serta Asia. Klub-klub yang pernah dibelanya antara lain Mosta FC, Varzim SC, SC Covilha, hingga PSIS Semarang.

Di PSIS, ia tampil sebanyak 57 kali, mencetak 2 gol dan 2 assist, dengan total 5.029 menit bermain.

Ia dikenal tangguh dalam duel udara, piawai membagi bola, dan fleksibel di beberapa posisi lini tengah.

Namun, Diarra juga punya reputasi agresif. Ia pernah mengoleksi 26 kartu kuning di SC Covilha dan 9 kartu selama bermain untuk PSIS Semarang.

Siapa yang Menang?

Saat ini, duel transfer antara Persijap dan Persebaya semakin panas. Semua tergantung pada tawaran proyek jangka panjang dan keseriusan negosiasi.

Jika tak bergerak cepat, Persebaya bisa kehilangan buruan utamanya ke tangan tim promosi yang tengah naik daun.

Manuver Persijap ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan di Liga 1 tak lagi soal nama besar, tetapi soal strategi dan visi klub. (dam)

Editor : Damianus Bram
#liga 1 #persijap jepara #psis semarang #bursa transfer #persebaya #Boubakary Diarra