SOLOBALAPAN.COM - Setelah menorehkan prestasi gemilang dengan finis di posisi empat besar pada musim debutnya di Liga 1 2024/2025, Malut United tampaknya tidak ingin berpuas diri.
Klub asal Ternate ini mulai membangun kekuatan baru demi menyambut musim kompetisi berikutnya dengan ambisi lebih besar.
Salah satu langkah strategis yang kini ramai dibicarakan adalah upaya mereka merekrut striker tajam Persib Bandung, David da Silva.
Pemain asal Brasil ini disebut-sebut telah mencapai kesepakatan awal untuk bergabung dengan Laskar Kie Raha.
Informasi ini pertama kali dihembuskan oleh akun Instagram @ownerwakanda, yang dikenal kerap membocorkan rumor transfer Liga 1.
Dalam unggahan terbarunya, akun tersebut menulis:
“The Deal is Done: Striker asal Brasil, David da Silva, telah mencapai kesepakatan verbal untuk bergabung bersama klub Liga 1 yakni Malut United di bursa transfer awal musim 2025/2026 ini.”
Potensi Reuni dengan Alwi Slamat
Jika transfer ini benar-benar terealisasi, maka David da Silva berpotensi kembali bermain bersama Alwi Slamat, gelandang Malut United yang dulu pernah menjadi rekan setimnya di Persebaya Surabaya musim 2018/2019.
Saat itu, Da Silva sedang menjalani musim ketiganya di skuad Green Force, sedangkan Alwi baru saja bergabung dari PSMS Medan.
Duet mereka menjadi salah satu kekuatan lini serang Persebaya saat itu, dan kini Malut United tampaknya ingin membangkitkan kembali sinergi tersebut.
Mesin Gol Liga 1
Tak bisa dipungkiri, David da Silva adalah salah satu penyerang paling produktif di Liga 1 dalam beberapa tahun terakhir.
Bersama Persib Bandung, penyerang berusia 35 tahun ini menunjukkan performa luar biasa.
Pada musim 2023/2024, ia mencatatkan 24 gol dalam 33 penampilan.
Sebelumnya, saat membawa Persib menjuarai Liga 1, Da Silva bahkan mencetak 30 gol dari 34 laga—menegaskan statusnya sebagai predator di kotak penalti lawan.
Dengan ketajamannya, kehadiran Da Silva tentu akan menambah daya gedor Malut United yang tengah bersiap mengubah statusnya dari tim kejutan menjadi penantang serius juara. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo