Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Gara-Gara Spanduk, Persis Solo Kena Teguran Komdis PSSI, Pemain Persib hingga PSM Disanksi Berat

Niko Auglandy • Senin, 19 Mei 2025 | 20:44 WIB
Spanduk kritikan yangdibentangkan suporter Persis Solo saat laga melawan Arema FC di Stadion Manahan, Senin (5/5/2025).
Spanduk kritikan yangdibentangkan suporter Persis Solo saat laga melawan Arema FC di Stadion Manahan, Senin (5/5/2025).

SOLOBALAPAN.COM – Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sejumlah sanksi keras dalam dua sidang yang digelar pada 8 dan 11 Mei 2025.

Sanksi menyasar berbagai klub, pemain, dan ofisial yang terlibat pelanggaran selama lanjutan Liga 1 2024/2025.

Persis Solo Ditegur karena Spanduk Provokatif

Persis Solo mendapat teguran keras akibat aksi suporter yang membentangkan spanduk bernada provokatif saat menjamu Arema FC pada 5 Mei.

Sementara itu, tim tamu Arema FC juga ikut dihukum karena enam pemainnya diganjar kartu kuning. Komdis menjatuhkan denda Rp 50 juta kepada klub asal Malang itu.

Sanksi untuk Pemain dan Ofisial

Pemain Persib Bandung, Ciro Alves, menerima kartu merah langsung karena menyikut lawan. Ia dijatuhi larangan bermain dua laga dan denda Rp 10 juta.

PSM Makassar jadi sorotan karena pemainnya, Yuran Fernandes, membuat pernyataan yang dianggap mendiskreditkan wasit serta memukul layar VAR.

Ia menerima sanksi berat berupa larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia selama 12 bulan dan denda Rp 25 juta.

Dewa United FC sempat didenda Rp 25 juta karena menghadirkan pemain yang diduga tak bermain saat konferensi pers.

Namun, dalam sidang 11 Mei, denda itu dibatalkan setelah terbukti sang pemain memang bermain.

Sebaliknya, pengawas pertandingan Andik Satriya P disanksi larangan bertugas dua laga karena laporan keliru.

Klub Disanksi karena Ulah Suporter

PSS Sleman dikenai denda Rp 200 juta setelah flare dinyalakan dan suara mercon terdengar dalam laga kontra PSM.

PSM Makassar juga kena denda Rp 25 juta akibat merusak meja dan kipas angin di ruang ganti.

Dalam pertandingan lain, Persik Kediri dan Persebaya Surabaya sama-sama didenda Rp 25 juta karena suporter tamu tetap hadir dalam laga yang seharusnya steril.

Lalu Persija Jakarta pun terkena denda Rp 25 juta atas pelanggaran serupa dalam laga tandang melawan Borneo FC Samarinda.

Komdis PSSI menegaskan bahwa sanksi ini sebagai bentuk komitmen menjaga integritas, ketertiban, dan profesionalisme kompetisi Liga 1. (nik)

Editor : Damianus Bram
#spanduk #persib #persis solo #komdis pssi #pssi #arema