SOLOBALAPAN.COM – Keputusan mengejutkan datang dari jajaran pelatih Timnas Indonesia. Nama Elkan Baggott, pemain Blackpool FC ini, tak tercantum dalam daftar 32 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan (TC) Timnas jelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Padahal, Elkan Baggott dikabarkan sudah tiba di Bali sejak beberapa hari lalu dan bahkan terlihat berinteraksi dengan masyarakat.
Namun, ketika PSSI dan pelatih kepala Patrick Kluivert resmi merilis daftar nama, Baggott tak masuk dalam skuad Garuda.
Pengumuman yang disampaikan Minggu (18/5/2025) itu memicu tanda tanya besar di kalangan netizen. Banyak yang merasa kecewa dan mempertanyakan keputusan tersebut.
"Elkan Baggotnya mana?" tanya seorang warganet di kolom komentar akun @timnasindonesia, yang disambut komentar serupa dari netizen lainnya.
Rumor kehadiran Elkan di Bali beredar luas usai unggahan akun media sosial @rhaudaesa yang memperlihatkan pertemuan keluarga mereka dengan sang pemain.
Banyak yang menduga, ia akan comeback memperkuat Timnas setelah absen sejak era Shin Tae-yong berakhir.
Namun, kenyataannya berkata lain. Nama Elkan tidak masuk dalam 32 pemain yang dipanggil untuk TC di Bali mulai 26 Mei mendatang. Kekecewaan netizen pun membuncah.
Sebagian menyebut PSSI seolah memberikan sinyal palsu kepada Elkan, yang kenyataannya tidak diundang resmi ke pemusatan latihan.
Padahal, performa Elkan Baggott di musim ini cukup menjanjikan. Meski sempat terganggu cedera, pemain berusia 22 tahun itu mencatatkan 18 penampilan bersama Blackpool FC di kompetisi League One Inggris.
Namun, pelatih Patrick Kluivert tampaknya memilih tetap mempercayakan barisan belakang Timnas kepada pemain-pemain yang sudah memiliki chemistry dan konsistensi tinggi seperti Jordi Amat, Jay Idzes, Justin Hubner, Mees Hilgers, dan Rizky Ridho.
Ketiadaan Elkan pun melanjutkan tren absennya sang pemain dari Timnas sejak era Shin Tae-yong berakhir.
Meski begitu, peluang Elkan Baggott kembali ke skuad Garuda belum sepenuhnya tertutup.
Dengan usia muda dan pengalaman di Eropa, ia tetap menjadi aset penting yang bisa dipanggil jika menunjukkan konsistensi dan performa stabil. (dam)
Editor : Damianus Bram