SOLOBALAPAN.COM - Gaya permainan Megawati Hangestri bersama Red Sparks di Liga Voli Korea Putri 2024/2025 kini mulai dapat diprediksi oleh lawan-lawannya.
Hal ini terbukti saat Red Sparks menelan kekalahan telak dari AI Peppers pada pertandingan yang digelar pada Rabu, 19 Februari 2025.
Bertempat di Yeomju Gymnasium, Red Sparks harus menyerah dengan skor 0-3 (21-25, 23-25, 13-25).
Pada laga tersebut, Megawati tidak menunjukkan performa terbaiknya.
Pemain yang dijuluki Megatron ini hanya berhasil mengumpulkan 12 poin, yang menjadi rekor terendahnya sepanjang musim ini.
Bahkan, tingkat keberhasilan serangannya hanya mencatatkan angka 30,6%, yang merupakan persentase terendah di antara para pemain Red Sparks.
Catatan ini juga mengalahkan angka terendah sebelumnya, yaitu 16 poin saat melawan IBK Altos pada 12 Februari lalu.
Sebagai perbandingan, Megawati pernah mencetak 44 poin dalam pertandingan melawan IBK Altos pada 25 Januari 2025, yang menjadi catatan tertingginya musim ini.
Kehilangan daya serang Megawati juga tak lepas dari pertahanan kokoh yang diperlihatkan oleh AI Peppers.
Tim lawan berhasil melakukan 18 blok sukses selama pertandingan, dan yang menarik, setengah dari blok tersebut berhasil mematahkan serangan-serangan Megawati.
Total sembilan serangannya berhasil diblok dan menghasilkan poin bagi AI Peppers.
Park Jeong-ah, outside hitter AI Peppers, menjadi pemain yang paling sering memblokir serangan Megawati dengan total enam blok.
"Saya banyak berlatih untuk menutup pukulan Mega secara lurus, dan saya pikir itu berhasil," ungkap Park Jeong-ah terkait strategi yang digunakannya.
Tentu saja, hasil ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Red Sparks dalam persiapannya menghadapi babak play-off yang semakin dekat.
Apa yang dilakukan oleh Park Jeong-ah bukan tidak mungkin akan ditiru oleh para pemain lawan lainnya, yang tentunya sudah mulai menganalisis gaya permainan Megawati.
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, mengakui bahwa kekalahan tersebut merupakan pembelajaran penting.
“Saya rasa kami perlu menggunakan pertandingan hari ini sebagai kesempatan untuk mempersiapkan diri menghadapi putaran ke-6,” kata Ko Hee-jin.
Meski demikian, Red Sparks masih memiliki tujuh pertandingan sisa di fase reguler.
Saat ini, mereka berada di peringkat ketiga dengan 55 poin, terpaut dua poin dari Hyundai Hillstate yang menempati posisi kedua dengan 57 poin.
Sedangkan Pink Spiders masih kokoh di puncak klasemen dengan 70 poin.
Dengan sisa pertandingan yang ada, Red Sparks tetap memiliki peluang untuk merebut gelar juara.
Jika mereka bisa finis di peringkat kedua atau ketiga, mereka akan melanjutkan ke babak play-off dengan format best of three.
Namun, jika mereka berada di peringkat ketiga atau keempat dengan selisih poin yang tipis (tiga poin atau kurang), maka mereka akan terlebih dahulu mengikuti babak play-in dengan format single leg.
Untuk pertandingan selanjutnya, Megawati dan tim akan bertindak sebagai tuan rumah dalam laga melawan GS Caltex yang akan digelar di Chungmu Gymnasium.
Momen ini menjadi peluang penting bagi Red Sparks untuk bangkit dan membuktikan bahwa mereka masih sangat layak untuk bersaing di papan atas klasemen. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo