SOLOBALAPAN.COM - Kabar mengejutkan datang dari Olimpiade Paris 2024, khususnya dari cabang olahraga menembak nomor mixed team.
Turki mengirimkan seorang pria berusia 51 tahun, Yusuf Dikec, sebagai perwakilannya. Yang menarik, Dikec tampil tanpa menggunakan alat bantu apapun selain kacamatanya.
Bersama rekannya, Sevval Ilayda Tarhan, Yusuf Dikec berhasil meraih medali perak dalam kompetisi menembak 10 meter air pistol mixed team di Olimpiade Paris.
Dalam ajang tersebut, Yusuf Dikec tampil berbeda dari atlet lainnya.
Dia tidak menggunakan alat bantu penglihatan khusus, pelindung telinga besar, atau perlengkapan canggih lainnya.
Padahal, peserta lain mayoritas memakai alat bantu khusus ketika menembak.
Dikec tampil santai saat menembak, hanya dengan kacamata biasa dan penutup telinga kecil.
Yang lebih mengejutkan, dia menembak dengan posisi santai, bahkan satu tangan masuk ke dalam kantong celananya.
Penampilan uniknya ini memicu komentar di media sosial X, di mana beberapa orang menyebutnya "John Wick" karena gaya dan kepercayaan dirinya yang mencolok.
“Jadi kamu memberitahuku, dia adalah titisan John Wick?,” tulis seorang pengguna X.
“Menembak dengan satu tangan di saku dan kedua mata terbuka? Dia harus menjadi seorang militer terlatih jika ingin melakukannya,” tulis pengguna X lainnya dengan kagum.
Terlepas dari itu, ia diketahui lahir pada 1 Januari 1973 di Kahramanmaras, Turki, Yusuf Dikec memiliki latar belakang yang cukup menarik.
Ia adalah seorang pensiunan bintara Gendarmerie Turki, sebuah korps militer yang berperan penting dalam menjaga keamanan dalam negeri.
Pengalaman militernya diyakini telah membekalinya dengan disiplin dan mental yang kuat, kualitas yang sangat dibutuhkan dalam olahraga menembak.
Sejak tahun 2001, Yusuf Dikec aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi menembak, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia adalah anggota Klub Olahraga Jandarma Gücü, sebuah klub olahraga yang terkenal melahirkan banyak atlet berprestasi dari Turki. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo