SOLOBALAPAN.COM - Bek diaspora Indonesia Matthew Baker mengungkapkan kagumnya terhadap atmosfer yang diciptakan oleh suporter Timnas Indonesia.
Dia merasakan hal ini saat pertandingan perdana ASEAN U-16 Boys Championship atau Piala AFF U-16 melawan Singapura di Stadion Manahan, Jumat (21/6).
Stadion Manahan dipadati oleh 8.781 penonton pada malam itu. Baker, yang memiliki darah campuran Australia-Indonesia, menyatakan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya merasakan atmosfer sepak bola yang begitu memukau seperti ini.
"Saya juga melihat keramaian di stadion, kami merasakan dukungan yang penuh," ujar Baker saat ditemui awak media usai laga.
"Saya tidak pernah merasakan pengalaman ini sebelumnya. Ini luar biasa. Semua orang menyorak keras (memberi dukungan). Sangat menambah semangat bermain jika ada dukungan seperti itu," lanjutnya.
Malam itu, Matthew Baker tampil gemilang dalam menjaga tembok pertahanan Garuda Muda. Dia turut berkontribusi menjaga kebersihan gawang Indonesia, yang akhirnya memenangkan pertandingan lawan Singapura dengan skor 3-0.
Pemain yang berasal dari Melbourne City ini dipercaya oleh pelatih Nova Arianto untuk bermain sejak menit awal, dan dia bertahan di lapangan selama 90 menit penuh.
Penampilan Baker yang tenang dalam pertandingan tersebut tidak mengherankan, mengingat kontribusinya yang signifikan dalam memastikan kemenangan timnya.
"Saya sangat menyukai tim yang bagus ini (Timnas Indonesia). Saya sangat bangga dengan permainan malam ini (lawan Singapura)," ujarnya.
Baker mengaku tidak sabar untuk melakoni pertandingan selanjutnya, di mana Indonesia akan bertanding melawan Filipina di Stadion Manahan pada Senin (24/6) mendatang.
"Tak sabar untuk game selanjutnya. Harapannya kami akan meneruskan game yang bagus. Kami ingin menang," ungkapnya.
Disinggung soal persiapan, Baker mengaku bahwa persiapan tim berjalan seperti biasanya saja.
"Persiapan seperti biasanya saja. Kami akan mencoba, juga melihat bagaimana lawan bermain. Kami juga akan berlatih untuk mengantisipasi mereka," ungkapnya. (nis/did)