Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Balas Dendam, Misi Prancis Saat Hadapi Jerman di Final Piala Dunia U-17

Niko Auglandy • Kamis, 30 November 2023 | 20:51 WIB
SELANGKAH LAGI: Para pemain Timnas Prancis U-17 merayakan golnya ke gawang Mali di semifinal Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan, Selasa (28/11).
SELANGKAH LAGI: Para pemain Timnas Prancis U-17 merayakan golnya ke gawang Mali di semifinal Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan, Selasa (28/11).

SOLOBALAPAN.COM – Prancis akan meladeni perlawanan Jerman di partai final Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan Solo, 2 Desember mendatang.

Laga ini menjadi ajang ulangan, setelah sebelumnya kedua kubu sempat bersua di final Piala Eropa U-17 atau UEFA European Under-17 Championship, Juni lalu.

Pada saat itu Jerman didapuk menjadi juara usai menang drama adu penalti 5-4 setelah bermain imbang dengan skor kacamata di waktu normal.

Dengan kekalahan di final ajang tersebut, kiper Prancis Paul Argney menegaskan, mengaku timnya mengusung misi balas dendam atau revans terhadap Jerman dalam laga nanti. Meski begitu, dia enggan terbebani dengan titel pertandingan final.

"Bermain seperti biasanya saja. Tentu, jika kami bisa membalaskan dendam ke Jerman, karena kalau tercapai itu akan sangat bagus buat kami. Yang terpenting adalah bagaimana kami bisa membawa pulang piala ini ke Prancis," ujarnya.

Dia mengakui Jerman punya potensi yang susah dikalahkan. Terlebih tim ini punya mental juara yang cukup baik. Buktinya di partai semifinal Piala Dunia U-17 melawan Argentina, tim ini menang adu penalti.

"Setiap pemain memiliki kelebihan masing-masing, dan mereka semua di tim ini penting. Begitu juga Ismail Bouneb (bintang timnas Prancis) yang menampilkan performa luar biasa untuk membantu tim memenangkan pertandingan dengan membuat assist dan mencetak gol," katanya.

"Tapi, dia tanpa pemain lainnya tidak ada artinya juga. Makanya kami butuh menjadi satu untuk tetap kuat," imbuhnya.

Sebelum melaju ke final, Prancis telah membekuk satu-satunya wakil Afrika Mali di Stadion Manahan, (28/11). Pertandingan yang tak mudah, apalagi baru kali ini Prancis kebobolan.

Gawang Argney akhirnya dijebol oleh kapten Mali, Ibrahim Diarra. Sebelumnya mereka selalu mengantongi catatan clean sheet.

"Saya tentu akan tetap memilih untuk tidak kebobolan. Tapi hal itu terjadi (di semifinal) dan terkadang poin pentingnya adalah untuk tetap fokus kepada kemenangan. Tetap membantu tim apapun yang terjadi, dan begitulah cara kami akan melewati pertandingan nanti," pungkasnya.

Sementara itu, sama halnya dengan Prancis, skuad besutan Christian Wück juga ingin membawa trofi ke negaranya. "Tentu saja tujuan kami datang ke sini untuk menang. Siapapun lawannya di final nanti, kami berharap bisa menang," tambahnya. (nis/nik/rei)

Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#prancis #jerman #final piala dunia u17