Detik-Detik Dramatis di Mojolaban Sukoharjo! Saminem Berhasil Selamatkan Suami dari Kobaran Api BBM

Iwan Kawul • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 12:25 WIB
Rumah warga Desa Klumprit, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, ludes terbakar akibat BBM tumpah, Kamis (17/9/2026). (Iwan Kawul/Radar Solo)
Rumah warga Desa Klumprit, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, ludes terbakar akibat BBM tumpah, Kamis (17/9/2026). (Iwan Kawul/Radar Solo)

 

SOLOBALAPAN.COM — Musibah kebakaran hebat menimpa kediaman Sumidi di Dukuh Trayon, Desa Klumprit, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (17/9/2026) petang.

Rumah seluas 100 meter persegi tersebut ludes dilalap si jago merah setelah bahan bakar minyak (BBM) yang dipindahkan korban tumpah dan menyambar api.

Beruntung, Sumidi berhasil diselamatkan dari maut berkat aksi sigap sang istri, Saminem, yang langsung menarik suaminya keluar dari dalam rumah yang mulai terkepung kobaran api.

Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 18.35 WIB, tak lama setelah waktu salat Magrib. Saat kejadian, Sumidi tengah memindahkan BBM dari jeriken ke dalam botol-botol eceran.

Namun nahas, cairan BBM tersebut mendadak tumpah dan langsung menyambar sumber panas hingga memercikkan api besar.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Sukoharjo, Margono, membeberkan bahwa Saminem yang sedang mengaji di dalam rumah langsung berhamburan menyelamatkan suaminya begitu melihat percikan api membesar.

"BBM yang tumpah tiba-tiba menyala. Istrinya yang sedang mengaji langsung berlari menarik suaminya keluar rumah dan meminta pertolongan warga," terang Margono saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga: Prihatin Kebakaran TPA Putri Cempo Tak Kunjung Padam, Pemkot Solo Gelar Salat Istisqa di Balaikota

Dikeroyok Damkar Soloraya, Kerugian Tembus Rp200 Juta

Usai menerima laporan warga yang diteruskan dari Damkar Solo, armada Damkar Sukoharjo tiba di lokasi kejadian pada pukul 18.48 WIB.

Guna menjinakkan kobaran api yang kian ganas dan nyaris merembet ke pemukiman warga di sebelahnya, tim gabungan menerjunkan tiga unit armada pancar dan satu unit pemadam suplai, disokong oleh bantuan personil PMK Solo, PMK Karanganyar, TNI, Polri, serta relawan.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pak Sumidi mengalami luka ringan pada bagian tubuhnya," jelas Margono.

Petugas menghabiskan sekitar 20.000 liter air untuk menjinakkan si jago merah. Meski demikian, ganasnya kobaran api meludeskan sekitar 54 meter persegi area bangunan dengan tingkat kerusakan fisik mencapai 99 persen. Estimasi kerugian materiil ditaksir mencapai Rp200 juta.

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat agar ekstra hati-hati dan menghindari aktivitas memindahkan cairan mudah terbakar seperti BBM di dekat sumber api, percikan listrik, atau ruang tertutup tanpa ventilasi aman. (kwl/dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : Solo Balapan
rumah terbakar sukoharjo kebakaran bbm