SOLOBALAPAN.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta bersama berbagai lapisan masyarakat menggelar Salat Istisqa (salat meminta hujan) di halaman Balai Kota Surakarta, Senin (7/9/2026) siang.
Langkah spiritual ini ditempuh sebagai bentuk ikhtiar dan keprihatinan atas musibah kebakaran di TPA Putri Cempo yang tak kunjung padam sepenuhnya sejak Rabu (2/9/2026) lalu.
Salat Istisqa berlangsung khusyuk mulai pukul 12.30 WIB hingga menjelang pukul 13.00 WIB. Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menegaskan bahwa doa bersama ini merupakan ajakan untuk bertawakal di tengah cobaan bencana kekeringan dan kebakaran lahan.
“Ini dari berbagai unsur, bersifat ajakan untuk bertawakal dan mendoakan keadaan bangsa kita,” tutur Respati Ardi usai pelaksanaan salat, Senin (7/9/2026).
Mengenai permohonan bantuan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemkot Surakarta menyatakan saat ini masih terus berkoordinasi intensif.
Mengingat Solo telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana, eksekusi rekayasa cuaca sepenuhnya berada di bawah kendali BNPB bersama BMKG dan TNI AU.
“Kita tunggu dari BNPB, kami komunikasi terus saat ini. Ke depan kita juga maksimalkan pengawasan dan antisipasi kebakaran di TPA Putri Cempo, akan kita perbanyak untuk hidran termasuk CCTV yang ada di sana. Sistem pengamanan akan kita ubah, jadi mitigasi ke depan akan lebih kuat,” jelas Wali Kota Solo tersebut.
Baca Juga: Atasi Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Helikopter Water Bombing Polda DIY Diterjunkan!
Perkembangan Pemadaman: Blok C dan D Berhasil Dilokalisir
Di sisi lain, perjuangan tim pemadam kebakaran di lapangan mulai membuahkan hasil positif. Berdasarkan data pemantauan geothermal, kobaran api di area Blok C dan D TPA Putri Cempo kini sudah berhasil dilokalisir.
Saat ini, fokus utama tim gabungan dialihkan untuk menggempur sisa-sisa titik api yang masih bertahan di area Blok B.
“Terima kasih untuk Damkar Solo Raya dan semua relawan yang terlibat. Lokalisir sudah berhasil, tinggal kita fokus ke Zona B,” pungkas Respati. (ves)
Editor : Damianus BramSumber : Solo Balapan