Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Tempoe Doeloe Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Stasiun Ketapang, Gerbang Kereta Api di Ujung Timur Pulau Jawa

Luthfiana Sekar • Selasa, 14 Juli 2026 | 13:49 WIB
Stasiun Ketapang di Kabupaten Banyuwangi menjadi stasiun aktif paling timur di Pulau Jawa dan berperan sebagai penghubung perjalanan kereta api dengan penyeberangan menuju Pulau Bali. (Google ; Jawa pos)
Stasiun Ketapang di Kabupaten Banyuwangi menjadi stasiun aktif paling timur di Pulau Jawa dan berperan sebagai penghubung perjalanan kereta api dengan penyeberangan menuju Pulau Bali. (Jawa pos)

SOLOBALAPAN,COM - Di ujung timur Pulau Jawa, terdapat sebuah stasiun yang menjadi titik akhir perjalanan kereta api sekaligus gerbang menuju Pulau Bali. 

Stasiun Ketapang di Kabupaten Banyuwangi tidak hanya melayani aktivitas naik dan turun penumpang, tetapi juga berperan penting sebagai penghubung antarmoda transportasi antara kereta api dan kapal penyeberangan.

Stasiun Ketapang berada di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Pelabuhan Ketapang. 

Lokasinya yang strategis membuat stasiun ini menjadi pilihan utama bagi wisatawan maupun masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk.

Baca Juga: Whoosh, Kereta Cepat Pertama di Asia Tenggara, Ini Tiga Jenis Layanan Premiumnya

Sebagai stasiun aktif paling timur di Pulau Jawa, Ketapang menjadi titik akhir bagi sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dari berbagai kota. 

Beragam layanan kereta seperti KA Blambangan Ekspres, KA Wijayakusuma, KA Mutiara Timur, KA Ijen Ekspres, hingga KA Probowangi melayani rute menuju dan dari Stasiun Ketapang. 

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan perjalanan dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Jember, hingga Banyuwangi tanpa harus berganti moda transportasi di tengah perjalanan.

Baca Juga: 5 Stasiun Kereta Api dengan Arsitektur Paling Memukau di Indonesia

Keberadaan Stasiun Ketapang turut mendukung perkembangan sektor pariwisata Banyuwangi. Dalam beberapa tahun terakhir, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. 

Wisatawan yang datang menggunakan kereta api dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menuju Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Pantai Pulau Merah, Pantai Boom Marina, hingga menyeberang ke Pulau Bali.

Baca Juga: Stasiun Solo Jebres, Bangunan Bersejarah yang Terus Menjaga Denyut Perjalanan Kota Solo

Selain melayani perjalanan wisata, Stasiun Ketapang juga menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. Setiap hari, stasiun ini melayani penumpang yang bepergian untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun melakukan perjalanan bisnis. 

Integrasi antara kereta api, angkutan umum, dan pelabuhan penyeberangan menjadikan kawasan Ketapang sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah timur Pulau Jawa.

Dari sisi fasilitas, Stasiun Ketapang telah dilengkapi ruang tunggu, loket, area parkir, musala, toilet, serta fasilitas pendukung bagi penumpang. 

PT Kereta Api Indonesia juga terus melakukan peningkatan pelayanan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa kereta api yang terus meningkat setiap tahunnya.

Sebagai stasiun paling timur di Pulau Jawa, Stasiun Ketapang memiliki makna lebih dari sekadar pemberhentian terakhir kereta api. 

Stasiun ini menjadi pintu gerbang yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali, sekaligus memperlihatkan bagaimana transportasi berbasis rel mampu terintegrasi dengan moda transportasi laut untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

Di balik kesibukan penumpang yang datang dan pergi setiap hari, Stasiun Ketapang menjadi bukti bahwa sebuah stasiun tidak hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi juga menjadi penghubung antarpulau, penggerak pariwisata, dan bagian penting dari jaringan transportasi nasional.

Editor : Kabun Triyatno
Stasiun kereta api stasiun Ketapang jawa timur