KARANGANYAR, SOLOBALAPAN.COM – Sore yang tenang di Dukuh Sekucing, Desa Ngargoyoso, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Minggu (12/7/2026), mendadak pecah oleh jeritan histeris.
Tawa ceria dua bocah kakak beradik yang sedang asyik bermain di dalam sebuah mobil jeep berubah menjadi horor mencekam. Tanpa diduga, kendaraan roda empat berukuran besar itu mendadak bergerak sendiri, menggelinding cepat menuju bibir jurang sedalam 10 meter.
Dalam hitungan detik yang krusial, nyawa kedua anak tersebut berada di ujung tanduk. Beruntung, insting dan kasih sayang seorang ibu berhasil mengalahkan kecepatan laju mobil. Sang ibu berlari sekuat tenaga, menyambar, dan menarik paksa kedua buah hatinya keluar dari kabin tepat sebelum jeep berwarna putih itu terjun bebas ke dasar jurang.
Pemicu Petaka: Rem Tangan Lepas di Lahan Miring
Peristiwa mendebarkan yang nyaris merenggut korban jiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan informasi di lapangan, pemilik kendaraan saat itu tengah beristirahat di dalam rumah dan memarkirkan mobil jeep-nya di halaman.
Kontur tanah khas lereng Gunung Lawu yang miring diduga menjadi pemicu utama. Diduga kuat, sistem pengereman tangan (handbrake) pada mobil tersebut tidak berfungsi maksimal, aus, atau tidak sengaja terlepas saat kedua anaknya bermain di atas kendaraan. Akibatnya, bobot mobil yang berat langsung meluncur tanpa kendali akibat gaya gravitasi.
"Mobil itu awalnya diparkir di halaman rumah pemiliknya, kemudian dua anaknya bermain di dalam jeep tersebut. Tiba-tiba jeep-nya berjalan sendiri menuju jurang. Beruntung sekali ibunya bergerak sigap, sehingga kedua anak itu bisa dievakuasi tepat waktu sebelum mobil jatuh," urai relawan Kecamatan Kerjo, Robingan, saat dikonfirmasi.
Evakuasi Dramatis dari Dasar Lembah
Hantaman keras di dasar jurang sedalam 10 meter membuat bodi mobil jeep putih tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Meski kondisi kendaraan ringsek, mukjizat hari itu nyata terjadi: tidak ada satu pun korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini berkat aksi penyelamatan kilat sang ibu.
Proses evakuasi bangkai mobil berjalan dramatis dan memakan waktu berjam-jam. Warga setempat bersama puluhan relawan lintas kecamatan harus bahu-membahu menaklukkan medan yang curam. Mereka menggunakan sistem katrol dan bantuan kendaraan derek untuk menarik bobot jeep yang berat dari dasar lembah kembali ke atas jalan raya.
Pelajaran Mahal dari Lereng Lawu
Tragedi yang berakhir selamat di Ngargoyoso ini menjadi alarm keras bagi seluruh pemilik kendaraan, khususnya yang tinggal atau sedang berwisata di kawasan dataran tinggi.
Insiden ini menegaskan dua poin keselamatan krusial yang tidak boleh diabaikan:
-
Fungsi Mekanis Rem: Selalu pastikan akurasi sistem pengereman tangan saat memarkir kendaraan di medan miring, jika perlu ganjal roda dengan batu atau balok kayu.
-
Pengawasan Ketat Anak: Jangan pernah meninggalkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di dalam atau sekitar mobil yang menyala maupun mati, terutama di area yang berbatasan langsung dengan tebing.
Sore itu, Ngargoyoso tidak hanya menjadi saksi ringseknya sebuah mobil jeep, tetapi juga menjadi saksi bisu tentang kehebatan seorang ibu yang berhasil merebut kembali nyawa anak-anaknya dari dasar jurang. (rud/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto