Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

5 Fakta Unik Stasiun Solo Balapan, Ikon Perkeretaapian yang Menyimpan Banyak Cerita

Luthfiana Sekar • Jumat, 10 Juli 2026 | 18:50 WIB
Stasiun Solo Balapan menjadi salah satu stasiun tersibuk di Jawa. (Arief Budiman/Radar Solo)
Stasiun Solo Balapan menjadi salah satu stasiun tersibuk di Jawa. (Arief Budiman/Radar Solo)

SOLOBALAPAN.COM - Bagi masyarakat Indonesia, nama Stasiun Solo Balapan tentu sudah tidak asing lagi. Selain menjadi salah satu stasiun tersibuk di Jawa Tengah, stasiun ini juga semakin dikenal berkat lagu legendaris "Stasiun Balapan" yang dipopulerkan oleh almarhum Didi Kempot.

Namun di balik aktivitas ribuan penumpang setiap harinya, Stasiun Solo Balapan menyimpan berbagai fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui.

1. Nama "Balapan" Berasal dari Arena Pacuan Kuda

Banyak orang mengira nama Balapan berkaitan dengan kereta api. Padahal, nama tersebut berasal dari kawasan Balapan, yang pada masa Mangkunegaran IV merupakan lokasi arena pacuan kuda atau race terrein. Ketika stasiun dibangun di kawasan itu, nama Balapan pun melekat hingga sekarang.

Baca Juga: Babak Baru "Megatron": Tiba di Korea, Megawati Hangestri Siap Guncang V-League Bersama Hyundai Hillstate

2. Menjadi Salah Satu Stasiun Tertua di Indonesia

Stasiun Solo Balapan dibangun oleh perusahaan kereta api swasta Belanda, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Peletakan batu pertamanya dilakukan pada 1864 dan stasiun mulai beroperasi pada 1870. 

Usianya yang telah melampaui satu setengah abad menjadikannya salah satu stasiun tertua yang masih aktif beroperasi di Indonesia.

Baca Juga: Stasiun Purwosari, Saksi Bisu Perjalanan Sejarah Perkeretaapian di Kota Solo

3. Berstatus Bangunan Cagar Budaya

Selain menjadi pusat transportasi, Stasiun Solo Balapan juga merupakan bangunan cagar budaya. Status tersebut diberikan karena nilai sejarah, arsitektur, dan perannya dalam perkembangan jaringan perkeretaapian di Kota Surakarta. 

Hingga kini, sejumlah bagian bangunan lama masih dipertahankan meski fasilitasnya terus dimodernisasi.

4. Menjadi Simpul Utama Perjalanan Kereta di Solo

Saat ini, Stasiun Solo Balapan menjadi stasiun utama di Kota Solo. Berbagai kereta api antarkota, Commuter Line, hingga KA Bandara Adi Soemarmo terhubung melalui stasiun ini. 

Posisinya yang strategis membuat Solo Balapan menjadi pintu gerbang utama bagi penumpang yang datang ke Kota Solo dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

5. Diabadikan dalam Lagu Didi Kempot

Tak banyak stasiun di Indonesia yang namanya diabadikan menjadi judul lagu. Stasiun Solo Balapan menjadi salah satunya melalui lagu "Stasiun Balapan" karya Didi Kempot. 

Lagu tersebut tidak hanya memperkenalkan nama stasiun kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadikannya salah satu ikon budaya populer Kota Solo.

Lebih dari sekadar tempat keberangkatan dan kedatangan kereta api, Stasiun Solo Balapan merupakan bagian dari identitas Kota Solo. 

Sejarah panjang, arsitektur bersejarah, hingga kisah-kisah yang mengiringinya membuat stasiun ini tetap menjadi salah satu landmark paling berkesan di Kota Bengawan. (*)

Editor : Kabun Triyatno
#pacuan kuda #didi kempot #Stasiun Solo Balapan #cagar budaya #bersejarah