SOLOBALAPAN.COM — Tanggal 6 Juni menjadi momentum sakral bagi seluruh kader PDI Perjuangan di Kota Solo. Memperingati Hari Lahir ke-125 Proklamator RI, Ir. Soekarno, DPC PDIP Kota Surakarta menggelar aksi tumpengan dan doa bersama secara serentak di lima kecamatan di Kota Solo, Sabtu (6/6/2026).
Menariknya, acara tidak dibuat tersentralisasi di kantor DPC. Langkah ini diambil agar getaran estafet semangat api perjuangan Bung Karno bisa mengakar kuat dan dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput.
Ketua Panitia Bulan Bung Karno DPC PDIP Surakarta, Roy Saputra, mengungkapkan bahwa keputusan membagi acara tumpengan ke masing-masing Pengurus Anak Cabang (PAC) merupakan instruksi langsung dari Ketua DPC PDIP Solo, Aria Bima.
Setiap PAC di lima kecamatan diwajibkan menggelar doa bersama, tumpengan, serta sesi renungan ideologi.
“PDI Perjuangan adalah partai penerus PNI yang didirikan Bung Karno. Sosok dan ide-ide besar Soekarno menjadi inspirasi utama api perjuangan kami. Lewat renungan ini, kami mengevaluasi diri apakah sejauh ini kami sudah konsisten melaksanakan ide-ide besar Bung Karno untuk Indonesia,” tegas Roy yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDIP Solo.
Acara di tingkat PAC ini pun berlangsung gayeng karena dihadiri lintas generasi, mulai dari pengurus kota, ranting, sesepuh partai, pengurus kampung, hingga warga sekitar.
Baca Juga: Lolos Dramatis ke 32 Besar, Persebi Boyolali Siapkan Evaluasi Besar
Bung Karno Milik Rakyat
Roy menambahkan, esensi dari tumpengan ini sengaja dibuka untuk umum karena Bung Karno bukan monopoli milik PDIP semata, melainkan tokoh besar milik seluruh rakyat Indonesia dan dunia.
Bukti sahih kecintaan rakyat itu terlihat di Pasar Gede Harjonagoro, Solo. Para pedagang dan warga setempat secara swadaya menggelar tumpengan HUT Bung Karno dan mengundang kader PDIP untuk bergabung.
“Kami diundang warga dan pedagang Pasar Gede, tentu dengan senang hati kami menyambutnya. Ini membuktikan Bung Karno memang dicintai seluruh lapisan masyarakat. Ini juga membuktikan komitmen kami bahwa PDIP akan senantiasa membersamai warga, tertawa dan menangis bersama rakyat,” lanjut Roy emosional.
Rentetan Event 'Bulan Bung Karno' Sepanjang Juni
Ritual tumpengan hari ini barulah salah satu dari sekian banyak agenda yang disiapkan DPC PDIP Solo selama bulan Juni, yang karib disebut sebagai Bulan Bung Karno.
Bagi pembaca yang ingin ikut ambil bagian, berikut draf rentetan acara yang sudah dan akan digulirkan sepanjang Juni 2026:
• 1 Juni: Baca Puisi & Keroncong Kebangsaan (Hari Lahir Pancasila) di Kantor DPC.
• 6 Juni: Tumpengan Massal Hari Lahir Bung Karno (Kecamatan & Pasar Gede).
• Agenda Mendatang: Festival Lukis, Parade Musik, program sosial "Dapur Marhaen".
• Agenda Sosial: Aksi Donor Darah & pengobatan gratis untuk warga Solo.
• Peringatan Haul: Doa bersama memperingati Haul ke-56 Bung Karno.
• 28 Juni: Penutupan megah lewat gelaran Soekarno Run 2026.
Lewat rentetan acara ini, PDIP Solo ingin memastikan bahwa ideologi nasionalisme Bung Karno tidak sekadar menjadi teks sejarah, melainkan tetap hidup dan dipraktikkan nyata di tengah-tengah wong cilik Kota Solo. (dam)
Editor : Damianus Bram