Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Diduga Tabrak Lari, Pengemudi Ford Everest Diamuk Massa di Depok Manahan

Antonius Christian • Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:14 WIB
Mobil Ford Everest putih menabrak tiang telepon, diduga terlibat tabrak lari. (IST)
Mobil Ford Everest putih menabrak tiang telepon, diduga terlibat tabrak lari. (IST)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Peristiwa dugaan tabrak lari yang berujung amukan massa terjadi di kawasan Jalan Selatan Pasar Burung Depok Manahan, Kecamatan Banjarsari, Sabtu (23/5/2026) dini hari.

Beruntung, aparat gabungan dari Polresta Surakarta dan Polsek Banjarsari bergerak cepat sehingga situasi berhasil dikendalikan sebelum kericuhan meluas.

Dalam insiden tersebut, polisi mengamankan dua orang yang berada di dalam mobil Ford Everest putih bernopol L 1629 DAG.

Baca Juga: Ngaku Operator Credit Card, Residivis di Solo Jual Laptop Teman Kost

Keduanya masing-masing berinisial IOK (56), warga Sukoharjo, dan PAP (32), warga Karanganyar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kejadian berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu kawasan sekitar Pasar Burung Depok Manahan masih cukup ramai oleh aktivitas warga dan pedagang yang mulai bersiap untuk kegiatan pagi.

Seorang satpam pasar yang berada di lokasi mengaku mendengar suara rem mendadak disusul benturan keras dari arah jalan selatan pasar. Karena curiga terjadi kecelakaan, saksi langsung menuju sumber suara.

Sesampainya di lokasi, saksi mendapati mobil Ford Everest putih berhenti dalam kondisi rusak parah di bagian depan setelah menabrak tiang telepon dan pohon di tepi jalan.

Namun suasana di lokasi sudah memanas. Sejumlah warga terlihat mengerumuni kendaraan tersebut.

Baca Juga: Laga Penentuan Super League: Persis Solo Dibayangi Rekor Buruk, Madura United Pantang Menyerah

Massa menduga mobil itu sebelumnya terlibat tabrak lari sehingga sempat dilakukan pengejaran hingga akhirnya kendaraan kehilangan kendali.

Melihat situasi semakin tidak terkendali, saksi segera melapor ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, personel piket Polsek Banjarsari bersama anggota Polresta Surakarta tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Petugas langsung berupaya menenangkan massa dan mengamankan dua orang di dalam kendaraan agar tidak menjadi sasaran amukan warga.

Polisi juga melakukan pengaturan lalu lintas karena posisi kendaraan sempat mengganggu arus jalan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Drama 7 Gol di Sukoharjo, Maestro Solo Tundukkan Futsal Mbak Adjeng 4-3

Kapolsek Banjarsari Kompol Harno mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan adanya keributan dan kecelakaan di kawasan Depok Manahan.

“Diduga sebelumnya terjadi tabrak lari kemudian kendaraan dikejar hingga akhirnya menabrak tiang telepon dan pohon, lalu pengemudi diamankan dari amukan massa,” terang Harno.

Menurutnya, kedua orang tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surakarta untuk menjalani pemeriksaan medis.

“Selain mengalami luka ringan akibat benturan, kondisi keduanya juga perlu diperiksa lebih lanjut oleh petugas,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga pengemudi berada dalam pengaruh minuman keras saat mengemudikan kendaraan.

Meski demikian, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi lengkap kejadian, termasuk dugaan tabrak lari yang memicu kemarahan warga.

Baca Juga: BEJAT! Anak Kembar di Surabaya Dicabuli Ayah Tiri di Surabaya, 1 Anak Dilaporkan Hamil

“Masih kami dalami terkait dugaan tabrak lari maupun kondisi pengemudi saat kejadian,” jelasnya.

Sementara itu, mobil Ford Everest yang mengalami kerusakan cukup parah akhirnya dievakuasi menggunakan mobil derek milik Unit Laka Satlantas Polresta Surakarta.

Proses evakuasi sempat menjadi perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Manahan.

Hingga Sabtu pagi, kasus tersebut masih ditangani Unit Laka Satlantas Polresta Surakarta. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan para saksi guna memastikan ada tidaknya korban dalam dugaan tabrak lari tersebut.

Baca Juga: Denny Sumargo Pasang Badan, Olivia Sumargo Viral di Thread Dituding Jadi Buzzer Prabowo

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri ketika terjadi kecelakaan maupun dugaan tindak pidana di jalan raya.

Warga diminta segera melapor kepada aparat agar penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. (atn/an)

 

Editor : Andi Aris Widiyanto
#pasar burung depok #mobil ford everest menabrak tiang telepon #pengemudi dalam pengaruh miras #kecelakaan #tabrak lari